Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
[PUISI] Seuntai Doa di Samping Ranjangmu
ilustrasi menemani orang tersayang yang sedang dirawat di rumah sakit (pexels.com/RDNE Stock project)

Malam jatuh di selasar yang sepi
Saat aku terjaga di sudut kursi
Menatap wajahmu yang terpejam sunyi
Hanya detak mesin yang menemani

Di sini ego dan angkuhku runtuh
Doaku mengalir begitu utuh
Bukan di hampar sajadah yang teduh
Tapi di lantai rumah sakit tempatku bersimpuh

Tuhan, Engkau tahu betapa ia berharga
Jangan biarkan raganya terus terluka
Sembuhkan sakitnya, redakan duka
Agar tawa di rumah kembali terdengar

Biarlah malam ini menjadi saksi
Tentang cinta yang menolak untuk mati
Aku di sini tetap menanti
Sampai esok kita melangkah pulang kembali

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team