[PUISI] Suatu Malam ketika Bintang Jatuh

di suatu malam bintang jatuh
di dada ibu—meledak, hancur
serpihannya menyebar ke paru-paru
ke sel darah dan sekujur tubuh ibu
dan aku terbangun menatap dada ibu
tempat bintang itu jatuh
tempat bintang itu meledak
kemudian menyebar
kata orang, "Mintalah sesuatu ketika bintang jatuh. Maka, permintaanmu akan dikabulkan Tuhan."
aku menengadah menatap apa saja
bertanya apakah benar
Tuhan akan mengabulkan permintaan saat bintang jatuh
tapi, tak kutemui jawaban
hanya terdengar suara cicak kawin
O, cicak!
aku mengumpat
merambat ke dinding pembatas kamar ibu
kuabaikan bekas bintang yang jatuh di dadanya
samar-samar aku mendengar
sebuah suara yang lembut dan manis
"O, Tuhan ... lindungilah anakku.
Berikanlah apa-apa yang dibutuhkan
dan jauhkanlah dari apa-apa
yang menyesatkan."
lalu, tiba-tiba bintang-bintang
berjatuhan di dada ibu
menyebar ke seluruh tubuhnya
dan juga bibirnya
yang (mendadak) bersinar terang
"Konon, sinar itulah yang mampu
membuat bintang-bintang itu bisa jatuh.
Sinar itu menembus langit ke tujuh
menuju Tuhan_Mu,"
kata seseorang dalam lelapku


















