Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Tak Ada Lagi Puisi tentangmu

ilustrasi menulis (pexels.com/Igor Korzh)
ilustrasi menulis (pexels.com/Igor Korzh)

Sudah lama inginku usaikan kata-kata
kerap tertahan di ujung mata
dan hanya selesa 
pada kalbu yang terus merana.

Semenjak realitas menukik berat
tak tahu lagi bagaimana harus mengikat
sedangkan diri sendiri tercekat
memilih pamit tanpa lekat.

Biar tiada lagi puisi tentangmu
dan kubuang sisa-sisa ramu
baris demi baris kadung memburu
pada kerinduan yang menitis abu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Antara Logika dan Rasa

14 Jan 2026, 13:07 WIBFiction
ilustrasi perempuan membaca buku di laut

[PUISI] Tabu

14 Jan 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi perempuan bersedih

[PUISI] Sebuah Penantian

13 Jan 2026, 17:57 WIBFiction
ilustrasi hakim

[PUISI] Korupsi Antik

12 Jan 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi banjir dari atas

[PUISI] Nyanyian Duka

11 Jan 2026, 21:17 WIBFiction
ilustrasi berdoa

[PUISI] Kalimat Semesta

11 Jan 2026, 21:07 WIBFiction
ilustrasi bayangan seorang perempuan

[PUISI] Monolog

11 Jan 2026, 05:15 WIBFiction