Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Takdir

[PUISI] Takdir
ilustrasi perempuan (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Pelan-pelan ia mulai menampakkan sisi baiknya
Memang kebajikan itu tak perlu pembuktian
Cukup sembunyikan dengan gelak tawa aneh dan menggelitik
Ia pun tanpa sadar akan memelukmu dengan doa

Namun, aku takkan terlalu berharap
Rasa takut memeluk angan yang tak pasti pasti akan sesak
Tugasku hanya menunggu senyummu
Dan penegasan janji meski dengan isyarat malam

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Lena Latipah
EditorLena Latipah
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Sunyi yang Mendesak

24 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berbunga

[PUISI] Luka yang Berbunga

23 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Subuh yang Beku

[PUISI] Subuh yang Beku

21 Mar 2026, 15:25 WIBFiction
[PUISI] Anak Bawang

[PUISI] Anak Bawang

20 Mar 2026, 05:04 WIBFiction