Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Tangisku Terguyur Hujan

Pixabay.com/Horacio30
Pixabay.com/Horacio30

Di hitam pekatnya malam
Setelah bertemu, kamu mengajukan pernyataan
Bahwasanya kamu memilih pergi meninggalkan
Tanpa sisa perasaan, aku coba mengikhlaskan

Dalam hening, aku bergeming

Penglihatanku tertuju padamu
Yang melangkah dalam jalan sunyi
Perlahan pergi menjauh dariku
Hatiku masih bertanya, apakah kamu akan kembali?

Lalu entah kenapa seperti adegan romansa
Hujan datang mengguyur dengan tangisan
Menutupi segala sakit kebinasaan
Langkahmu kian tegar dan hilang dalam derasnya hujan

Tanpa sadar tangisku kian keras
Kepergianmu kini telah buat aku teriris
Batinku dipenuhi air mata tangis
Kenapa hubungan kita begitu tragis?
Pun jua sangat miris

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Bukan Sekadar Cerita

16 Feb 2026, 20:38 WIBFiction
ilustrasi orang menyambut bulan Ramadan

[PUISI] Fajar Ramadan

16 Feb 2026, 06:15 WIBFiction
ilustrasi bunga jalanan

[PUISI] Bunga Jalanan

16 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi seorang anak memegang lilin

[PUISI] Tak Ingin Redup

15 Feb 2026, 21:48 WIBFiction
Ilustrasi siluet senja

[PUISI] Serupa Senja

15 Feb 2026, 21:07 WIBFiction
ilustrasi kebaikan

[PUISI] Putaran Awal

15 Feb 2026, 20:17 WIBFiction
ilustrasi seseorang sedang merenung

[PUISI] Setelah Luka

13 Feb 2026, 21:07 WIBFiction
ilustrasi senja

[PUISI] Lirih Jingga

13 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi berdoa

[PUISI] Menyeduh Sabar

12 Feb 2026, 19:47 WIBFiction
ilustrasi bayangan di bawah senja

[PUISI] Benang Temaram

12 Feb 2026, 05:15 WIBFiction