Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Teduh Senja

[PUISI] Teduh Senja
Unsplash.com/Tyler Lastovich

Rona merah senja menyala di langit
Bersuci membasuh wajah hingga kaki
Tertib dan tenang membaca kitab suci

Telinga diperdengarkan panggilan merdu
Mengangkat tangan hingga bersujud
Mengucap salam penuh rindu
Mensyukuri nafas dan kedipan mata
Ilmu yang bertambah jadi anugerah
Rezeki melimpah membagi manfaat

Atas tutur nan laku dosa dan usaha
Berbisik lirih penuh harap
Memohon ampun dan ijabah
Atas rindu kepada yang diketahui-Nya
Meresapi Maha Penyayang begitu dekat
Merasa dekat pula kepada pilihan-Nya

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Harivani Nurwiyati
EditorHarivani Nurwiyati
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Surat dari Anak yang Tak Mengerti Perang

15 Mar 2026, 22:52 WIBFiction
[PUISI] Menabung Kebaikan

[PUISI] Menabung Kebaikan

15 Mar 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Memakan Senyap

[PUISI] Memakan Senyap

14 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bumi Tanpa Gemuruh

[PUISI] Bumi Tanpa Gemuruh

13 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Menunggu Lebaran

[PUISI] Menunggu Lebaran

12 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Makhluk Tersisih

[PUISI] Makhluk Tersisih

12 Mar 2026, 05:04 WIBFiction