Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Teduh Senja

[PUISI] Teduh Senja
Unsplash.com/Tyler Lastovich

Rona merah senja menyala di langit
Bersuci membasuh wajah hingga kaki
Tertib dan tenang membaca kitab suci

Telinga diperdengarkan panggilan merdu
Mengangkat tangan hingga bersujud
Mengucap salam penuh rindu
Mensyukuri nafas dan kedipan mata
Ilmu yang bertambah jadi anugerah
Rezeki melimpah membagi manfaat

Atas tutur nan laku dosa dan usaha
Berbisik lirih penuh harap
Memohon ampun dan ijabah
Atas rindu kepada yang diketahui-Nya
Meresapi Maha Penyayang begitu dekat
Merasa dekat pula kepada pilihan-Nya

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Harivani Nurwiyati
EditorHarivani Nurwiyati
Follow Us

Related Articles

See More

[PUISI] Ruang antara Dua Hening

30 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Pundak Tanpa Jeda

[PUISI] Pundak Tanpa Jeda

29 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Kucari Kamu

[PUISI] Kucari Kamu

28 Apr 2026, 20:17 WIBFiction
[PUISI] Inang Benalu

[PUISI] Inang Benalu

27 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Rumit

[PUISI] Rumit

26 Apr 2026, 20:17 WIBFiction
[PUISI] Sepi yang Berisik

[PUISI] Sepi yang Berisik

26 Apr 2026, 05:25 WIBFiction