Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Tempat Favorit

[PUISI] Tempat Favorit
ilustrasi ruangan remang-remang (unsplash.com/@di_an_h)

Ruang sepi ini menyedihkan,
tapi menangis adalah hobi baruku,
mungkin tak menyelesaikan,
tapi tak apa jika itu sedikit melegakan bukan?

Ruang gelap ini menyedihkan,
tapi menghilang adalah hobi baruku juga,
mungkin tak menyelesaikan,
tapi tak apa jika itu sedikit menenangkan bukan?

Kini aku mengerti,
untuk kesekian kalinya,
ketenangan tak melulu datang dari mulut manusia yang mencoba melegakan,
tapi dari tempat favoritku yang baru,
di ruang sepi dan gelap

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ida Rahmayani
EditorIda Rahmayani
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Langit yang Terluka oleh Manusia

10 Mar 2026, 13:07 WIBFiction
[PUISI] Di Antara Retak

[PUISI] Di Antara Retak

10 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Memilih Keheningan

[PUISI] Memilih Keheningan

09 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Meminta Cahaya

[PUISI] Meminta Cahaya

08 Mar 2026, 21:48 WIBFiction
[PUISI] Doa-Doa dalam Diam

[PUISI] Doa-Doa dalam Diam

08 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Cacat Perspektif

[PUISI] Cacat Perspektif

08 Mar 2026, 05:04 WIBFiction