Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
[PUISI] Terbakar
ilustrasi hutan yang terbakar (pexels.com/Deep Rajwar)

Api. Asap. Darah. Nyawa.
Pohon menyaksikan kebakaran dirinya
Lenyap sudah dedaunan
Hewan melihat kebakaran dirinya
Hilang sudah anak dan habitat
Mereka menangis, meronta-ronta, menangis lagi
Mengentakkan kaki ke tanah, mencari sisa napas
Hingga diam, tak lagi bergerak

Sedang manusia menonton apa yang terbakar
Di atas bumi yang meraung menahan perih
Menarilah jemarinya dengan lincah mengais tanah
Memburu ketamakan dan angkara yang nyalar menyala

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

EditorYudha ‎