Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Terima Kasih

[PUISI] Terima Kasih
ilustrasi kembang api (pixabay/Free-Photos)

Wahai sanubari
Aku berada di dekatmu
Walau terhalang sebuah hambatan
Tetaplah aku sebagai pendengaran

Wahai sanubari
Tentang setiap goresan yang melukai
Maafkan aku yang selalu mendengarkan
Karena tak dapat kuhindari
Lesatan sebuah perkataan

Wahai sanubari
Sungguh tak akan kudapati
Perasaan yang kau alami
Dari tugas yang tak abadi
Hanya kaulah yang meratapi

Untukmu aku mendengar
Terima kasih telah membiarkan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Emzet Writer
EditorEmzet Writer
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Kenangan yang Tak Ikut Pergi

26 Mar 2026, 06:02 WIBFiction
[PUISI] Suara Bertingkah

[PUISI] Suara Bertingkah

25 Mar 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Menang

[PUISI] Menang

25 Mar 2026, 06:28 WIBFiction
[PUISI] Layu, Tapi Hidup

[PUISI] Layu, Tapi Hidup

25 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Merajut Laut Fajar

[PUISI] Merajut Laut Fajar

25 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berbunga

[PUISI] Luka yang Berbunga

23 Mar 2026, 05:04 WIBFiction