Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Terpatahkan

[PUISI] Terpatahkan
ilustrasi kertas sobek (pexels.com/Marta Nogueira)

Patahkan sayap, ia tak akan menjelajah semesta
Patahkan kaki, ia tak akan berlari
Remukkan jemari, ia tak akan menggenggam

Tak ada yang tersisa
Selain hati tak utuh
Atau tatapan suram di belakang netra berbinar
Memilih bersembunyi di balik senyum samar

Ia memang rasakan sakit
Menyeduh sketsa luka tak nyata
Cukup, jangan katakan rapuh
Ia sedang mendidik diri menjadi tangguh

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Mutiatuz Zahro
EditorMutiatuz Zahro
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Pelajaran dari Kulit Keriput Kakek

18 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[CERPEN] Sampai Mati

[CERPEN] Sampai Mati

17 Apr 2026, 06:38 WIBFiction
[PUISI] Sang Pemilih

[PUISI] Sang Pemilih

17 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Ritmeku Sendiri

[PUISI] Ritmeku Sendiri

15 Apr 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Sisa Tawa di Dada

[PUISI] Sisa Tawa di Dada

15 Apr 2026, 05:04 WIBFiction