Aku memilih jalan ini saat langit masih biru
Ketika angin menyapa tanpa beban
Kupikir rintangan bisa kutaklukkan
Asal tekadku tak pernah diam
Namun langkahku kini dipenuhi duri
Bukan luka dari musuh yang tak dikenal
Melainkan dari batu yang kusebut harapan
Mereka mengikis telapak secara perlahan
Aku terus berjalan meski sangat lambat
Setiap langkah menjadi sebuah perlawanan
Kaki menapak tetapi tubuhku terseret
Seakan angin mengubah arah perjalananku
Hatiku menolak untuk kembali
Pilihan ini tercipta dari doa yang tulus
Meski tubuhku penuh dengan luka
Ini adalah jalan yang kupilih
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Terseret di Jalan yang Kupilih
![[PUISI] Terseret di Jalan yang Kupilih](https://image.idntimes.com/post/20250609/pexels-tamar-willoughby-346256-951886.jpg)
ilustrasi berjalan sendirian (pexels.com/Tamar Willoughby)
Take a Deeper Read
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Curated For You
- Perempuan Penggerak Koperasi Tangguh di Tepi Rel20 Oct 2026, 09:20 WIB
- [PUISI] Lenggang sebelum Badai18 Jun 2025, 09:04 WIB
- Dipa Andika Bongkar Soal Perizinan dan Produksi Operasi Pesta Copet di Pestapora04 Sep 2026, 08:59 WIB
- [PUISI] Merengkuh Pilu15 Jun 2025, 05:04 WIB
Editorial Team
EditorYudha
Related Article
[PUISI] Hutan Mengabu dan Burung Tak Bersuara24 Oct 2026, 20:27 WIB
[PUISI] Cahaya di Balik Kesedihan24 Oct 2026, 20:07 WIB
[PUISI] Rapat Darurat di Dalam Kepala24 Oct 2026, 17:07 WIB
[PUISI] Rintik yang Pulang Setelah Penantian24 Oct 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Janji Manis Dewa Petir yang Menyambar Kewarasan24 Oct 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Bangku Tua di Ujung Taman23 Oct 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Asa Berperi23 Oct 2026, 20:07 WIB
[PUISI] Bencana di Balik Angka23 Oct 2026, 18:07 WIB
[PUISI] Jendela yang Selalu Terbuka23 Oct 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Anak Kecil Itu Sudah Mati23 Oct 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Melodi yang Kehabisan Kata22 Oct 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Juang Tanpa Henti22 Oct 2026, 20:17 WIB
[PUISI] Figuran Tanpa Nama22 Oct 2026, 10:07 WIB
[PUISI] Mengukir Luka Baru22 Oct 2026, 08:18 WIB
[PUISI] Sungai yang Tidak Melawan Batu22 Oct 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Ketika Sarang Menjadi Abu22 Oct 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Tetaplah Jatuh Cinta Walau Negara Porak-Poranda22 Oct 2026, 01:10 WIB
[PUISI] Asap Kalimantan dan Wajah-Wajah yang Berpaling22 Oct 2026, 00:19 WIB
[PUISI] Terima Kasih Hidup21 Oct 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Benar Pada Akhirnya21 Oct 2026, 20:07 WIB