Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
[PUISI] Tubuh yang Jiwanya Sudah Pergi
ilustrasi seseorang memeluk diri sendiri (unsplash.com/Mitchell Hollander)

Izinkan aku meratapi kepergianmu hari ini
Meninggalkanku bersama serpihan hati yang sulit kupunguti
Tanganku terus berusaha menjahitnya satu per satu
Namun semuanya beterbangan sebelum sempat bersatu

Tanpamu, Kasih, aku tak akan pernah utuh lagi
Seperti tubuh yang jiwanya sudah pergi
Tubuh yang hanya bertahan karena sebuah alasan,
Menunggu pelukmu yang hampir mustahil kembali pulang

Mungkin hangatnya dekapmu akan kembali besok pagi
Dan jika tidak sama sekali, aku akan selamanya begini
Jadi makhluk yang hanya hidup bersama harapan tak terpenuhi
Sambil bersusah payah bermimpi untuk menemuimu lagi

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

EditorYudha ‎