Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Menyusuri Lorong Kenangan

[PUISI] Menyusuri Lorong Kenangan
ilustrasi lorong (pexels.com/Michael Morse)

Langkahku ringan menyusuri lorong sunyi,
di dinding waktu tersimpan jejak hati.
Bayangmu menari di sela pagi,
menggoda rasa yang hampir mati.

Setiap sudut memanggil namamu,
bisikan lama menembus kalbu.
Tawa dan tangis menumpuk rindu,
mengukir jejak yang tak pernah layu.

Lampu redup menerangi kenangan,
cahaya temaram membawa harapan.
Di antara sepi dan keramaian,
kurasakan hangat dalam kesunyian.

Lorong ini menutup perlahan langkah,
tapi memori tetap setia melekat.
Menyisakan cerita yang tak terganti,
kenangan manis yang selalu melekat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Perjanjian Sunyi

06 Mar 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Pisau Emas

[PUISI] Pisau Emas

05 Mar 2026, 16:47 WIBFiction
[PUISI] Mengais Ironi

[PUISI] Mengais Ironi

04 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Kelam Malam Silam

[PUISI] Kelam Malam Silam

04 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Menitip Doa

[PUISI] Menitip Doa

03 Mar 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Bius Standar Ganda

[PUISI] Bius Standar Ganda

02 Mar 2026, 13:07 WIBFiction
[PUISI] Jiwa yang Lapuk

[PUISI] Jiwa yang Lapuk

02 Mar 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Hilang

[PUISI] Hilang

01 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Kopi Tanpa Asap

[PUISI] Kopi Tanpa Asap

01 Mar 2026, 07:07 WIBFiction