Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Wanita Pancakara

[PUISI] Wanita Pancakara
ilustrasi perempuan (pexels.com/papeldanilyuk)
Share Article

Hamparan wanita pancakara

Menghadapi nasib dan bala tentara

Digantungnya asa sementara

Dalam daging tubuh mulus mereka

 

Hidup tentang kepaduan dan kemampuan

Persetan dengan cinta yang digadang-gadang

Hidup sambung-menyambung berkecukupan

Persetan dengan cinta tentang orang-orang

 

Senang sedih berurai dalam raga

Hitam kelam pahit dalam jelaga

Mata duniawi terbuka dari tangis lapar menggema

Mata Ilahi hanya tentang sambungan nyawa

 

Kanan kiri ditebas habis oleh gerimis

Atas bawah digilir tangis dan meringis 

Ajian dan mantra terucap suara desis

Kepasrahan hanya asa di ujung pelipis

 

Adakah ilusi indah mereka dalam kenyataan?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Aditya Arianto
EditorAditya Arianto

Related Articles

See More

[PUISI] Hari Ini Akan Baik-baik Saja

27 Jun 2026, 13:07 WIBFiction
[PUISI] Masa Usang

[PUISI] Masa Usang

26 Jun 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Lemah Tapi Kuat

[PUISI] Lemah Tapi Kuat

25 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Secercah Gelisah

[PUISI] Secercah Gelisah

24 Jun 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Lumbung Kosong

[PUISI] Lumbung Kosong

23 Jun 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Menebak Arah Dunia

[PUISI] Menebak Arah Dunia

23 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Batas Nalar

[PUISI] Batas Nalar

22 Jun 2026, 21:27 WIBFiction
[PUISI] Lembaran dan Balon

[PUISI] Lembaran dan Balon

22 Jun 2026, 05:25 WIBFiction