Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[CERPEN] Ketemu Jodoh Gara-gara Salah Antre

dua orang yang minum kopi bersama
ilustrasi dua orang yang minum kopi bersama (pexels.com/Katerina Holmes)

Semua bermula karena Dita salah berdiri di antrean. Ia mengira itu antrean beli kopi susu favoritnya, padahal itu antrean refund tiket bioskop. Saat sadar, ia sudah berdiri di sana hampir sepuluh menit dan terlalu malas untuk pindah.

Di depannya berdiri seorang cowok tinggi dengan jaket abu-abu yang kelihatan sama bingungnya. Ia menoleh ke Dita dan berbisik, “Mbak… ini antrean beli kopi, kan?” Dita menahan tawa. “Kalau dari ekspresi orang-orang di depan, sepertinya ini antrean orang patah hati karena filmnya dibatalin.”

Cowok itu tertawa pelan. “Wah, saya niatnya cuma mau minum kopi biar gak ngantuk di kantor. Malah nyasar ke antrean galau.” Sejak itu, obrolan kecil mengalir, tentang betapa mudahnya orang tersesat di pusat perbelanjaan dan betapa hidup kadang terasa seperti salah antre.

Namanya Raka. Ia baru pindah kerja ke kota itu dan belum hafal tempat apa pun. Dita bercerita tentang kebiasaannya datang terlalu pagi ke mana-mana karena takut terlambat, bahkan ke tempat nongkrong sekalipun. Raka menimpali dengan cerita bagaimana ia selalu datang terlalu santai sampai sering ketinggalan kereta.

Saat akhirnya mereka sampai di depan, petugas berkata datar, “Mas, Mbak, ini antrean refund tiket.” Mereka saling pandang, lalu tertawa hampir bersamaan. Raka menggaruk kepala. “Kalau begitu, kita gagal dua kali hari ini. Saya gagal nonton film, Mbak gagal beli kopi.”

Dita mengangkat alis. “Belum tentu. Di lantai atas ada kafe enak. Mau ikut? Biar kegagalan hari ini ada versi manisnya.” Raka terlihat ragu sebentar, lalu mengangguk cepat. “Kalau gak ikut, nanti saya nyasar lagi.”

Mereka duduk berhadapan dengan dua gelas kopi hangat dan kue kecil yang terlalu cantik untuk dimakan cepat-cepat. Obrolan yang tadinya ringan berubah jadi nyaman. Tidak ada usaha mengesankan, tidak ada topik berat. Hanya dua orang asing yang merasa waktunya tidak sedang dikejar.

Raka melirik jam tangannya. “Saya harus balik ke kantor, tapi… boleh saya simpan nomor Mbak? Biar kalau salah antre lagi, saya tahu harus tanya ke siapa.” Dita tertawa, lalu menyebutkan nomornya sambil pura-pura serius, “Ini hotline darurat untuk orang tersesat.”

Beberapa hari kemudian, pesan dari Raka masuk: Aku berdiri di antrean nasi goreng. Ini bener, kan? Dita membalas: Benar. Selamat, kamu naik level. Sejak itu, obrolan mereka tidak lagi soal antrean, tapi soal rencana, mimpi kecil, dan kebiasaan aneh masing-masing.

Dita baru sadar, kadang pertemuan paling tepat datang saat kita berdiri di tempat yang salah. Dan mungkin, jodoh tidak selalu datang lewat rencana besar, tapi lewat kesalahan kecil yang kebetulan terasa pas.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Debby Utomo
EditorDebby Utomo
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Selaksa Langit yang Pernah Kita Miliki

04 Jan 2026, 12:07 WIBFiction
Ilustrasi tumbuh

[PUISI] Tumbuh

04 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi rintik hujan di jendela

[PUISI] Air Mata Semesta

04 Jan 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi puisi episode yang mati

[PUISI] Episode yang Mati

03 Jan 2026, 21:07 WIBFiction
ilustrasi puisi selangkah mundur

[PUISI] Selangkah Mundur

03 Jan 2026, 19:22 WIBFiction
ilustrasi buku kumpulan sajak

[PUISI] Sajak Cinta

03 Jan 2026, 16:47 WIBFiction
ilustrasi menikmati senja

[PUISI] Mengulang Senja

03 Jan 2026, 05:04 WIBFiction
Ilustrasi ibu dan anak

[Puisi] Seribu wajah ibu

02 Jan 2026, 20:07 WIBFiction
ilustrasi perempuan di bangunan terbengkalai seorang diri

[PUISI] Dialog Tak Bernada

02 Jan 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi wanita bahagia

[PUISI] Utuh Setelah Retak

31 Des 2025, 07:15 WIBFiction
ilustrasi memegang uang

[PUISI] Semburat Nafsu

31 Des 2025, 05:04 WIBFiction