5 Jenis Teh yang Cocok untuk Membuat Roasted Milk Tea

- Jenis teh menentukan kekuatan aroma dan rasa roasted milk tea; teh berkarakter kuat, bold, dan mudah mengeluarkan nuansa panggang lebih cocok dipadukan dengan susu.
- Teh hitam memberi rasa kuat dan seimbang dengan susu, sedangkan oolong menawarkan profil lebih lembut, harum floral atau fruity, serta tetap berkarakter setelah dipanggang.
- Teh hijau menghasilkan nuansa nutty jika roasting terkontrol; hojicha memberi aroma roasted kuat, sementara pu-erh menghadirkan rasa earthy kompleks tanpa pemanggangan berlebihan.
Pernah bikin roasted milk tea sendiri, tapi hasilnya malah terasa seperti teh susu biasa dan aroma panggangnya kurang keluar? Bisa jadi masalahnya bukan di susunya, melainkan jenis teh yang kamu pakai karena karakter daun teh sangat memengaruhi aroma dan rasa setelah dipanggang. Kalau pilihan tehnya kurang cocok, rasa khas roasted milk tea bisa jadi kurang terasa, lho.
Nah, gak semua jenis teh punya karakter yang cocok untuk diolah menjadi roasted milk tea. Teh dengan aroma kuat, rasa yang cukup bold, dan karakter panggang yang mudah keluar biasanya lebih menarik untuk dipadukan dengan susu. Penasaran teh apa saja yang bisa menghasilkan roasted milk tea ala kafe? Yuk, simak pilihannya!
1. Teh hitam

ilustrasi teh hitam (pixabay.com/Judy0928) Teh hitam memiliki profil rasa yang cukup kuat sehingga gak gampang hilang ketika dicampur dengan susu. Setelah proses pemanggangan, aroma tehnya dapat menjadi lebih dalam dengan nuansa rasa roasted yang membuat roasted milk tea lebih terasa istimewa. Jadi, buat kamu yang menyukai milk tea dengan cita rasa yang kuat, teh hitam merupakan pilihan yang tepat.
Jenis teh ini sangat cocok dipadukan dengan susu karena rasa pahit dan sepatnya dapat memberikan keseimbangan pada rasa creamy susu. Kamu dapat menyesuaikan tingkat roasting sesuai selera agar aroma panggangnya gak terlalu menonjol. Dengan cara ini, roasted milk tea terasa lebih kompleks tanpa kehilangan karakter teh, lho.2. Teh oolong

ilustrasi bai hao oolong (pixabay.com/bor-onno) Kalau kamu mendambakan roasted milk tea dengan cita rasa yang lebih lembut, oolong bisa menjadi alternatif yang menarik. Teh ini memiliki profil aroma yang cukup beragam, mulai dari floral hingga fruity, tergantung jenis dan metode pengolahannya. Saat dipanggang, karakter tersebut akan menyatu dengan aroma roasted yang membuat rasanya lebih menarik.
Oolong memiliki rasa yang tidak sekuat teh hitam, sehingga cocok bagi kamu yang kurang menyukai milk tea yang terlalu pekat. Setelah dicampur dengan susu, aroma panggangnya tetap terjaga tanpa mengalahkan rasa teh. Kombinasi ini menciptakan roasted milk tea yang creamy, harum, dan tetap memiliki karakter yang khas.3. Teh hijau

ilustrasi teh hijau (unsplash.com/Tamara Harhai) Teh hijau dapat digunakan untuk membuat roasted milk tea, terutama kalau kamu mencari cita rasa yang lebih ringan. Saat dipanggang, aroma grassy yang biasanya ada pada teh hijau dapat berubah menjadi lebih nutty dan toasted. Perubahan aroma ini justru memberikan pengalaman rasa yang unik dibandingkan milk tea biasa.
Namun, tingkat roasting perlu diperhatikan supaya rasa pahit atau gosong gak terlalu menonjol. Gunakan suhu dan waktu yang terkontrol agar aroma panggangnya muncul tanpa menutupi karakter asli teh. Kalau pas, perpaduan teh hijau, susu, dan aroma roasted bisa terasa unik dan gak membosankan, lho.
4. Hojicha

ilustrasi hojicha (magnific.com/azerbaijan_stockers) Ketika membahas tentang teh yang memiliki karakter roasted, hojicha jelas menjadi pilihan yang patut dipertimbangkan. Teh ini berasal dari Jepang dan diproduksi melalui metode pemanggangan yang memberikan aroma khas dengan nuansa cenderung nutty, smoky, dan sedikit manis seperti karamel. Karena karakter panggangnya sudah kuat, hojicha bisa menghasilkan roasted milk tea dengan aroma yang langsung terasa.
Rasanya juga lebih lembut dan gak begitu pahit kalau dibandingkan dengan beberapa jenis teh lainnya. Ketika dicampur susu, karakter roasted hojicha berpadu dengan rasa creamy sehingga menghasilkan minuman yang hangat aromanya meski disajikan dingin. Nah, buat pencinta minuman dengan aroma panggang yang khas, hojicha bisa jadi pilihan menarik, lho.
5. Teh pu-erh

ilustrasi teh pu-erh (commons.wikimedia.org/OGBerserk) Pu-erh memiliki rasa yang berbeda dan karakteristik aroma yang mendalam serta earthy. Kualitas ini membuatnya menarik untuk dipadukan dengan susu, terutama kalau kamu menginginkan roasted milk tea dengan rasa yang lebih kompleks. Setelah melalui proses pemanggangan yang tepat, aroma earthy dan roasted-nya bisa saling melengkapi.
Karena cita rasanya yang khas, pilihan pu-erh harus disesuaikan dengan jenis serta intensitas teh yang dipilih. Hindari proses pemanggangan yang berlebihan karena dapat membuat rasa menjadi pahit atau terlalu smoky. Ketika takarannya pas, roasted milk tea dari pu-erh bisa punya rasa yang lebih dalam dan berbeda dari racikan biasanya.Memilih teh yang tepat bisa membuat roasted milk tea terasa jauh lebih berkarakter, mulai dari yang bold sampai aroma panggang yang lembut dan nutty. Teh hitam, oolong, teh hijau, hojicha, hingga pu-erh punya karakter masing-masing yang menarik untuk dieksplorasi bersama susu. Nah, tinggal pilih yang paling sesuai selera dan mulai racik roasted milk tea ala kafe versimu sendiri!



















![[QUIZ] Pilihan Kopimu Menentukan Mood Kamu Hari Ini](https://image.idntimes.com/post/20250730/upload_a3d369830be02dc38065a29cbda8a5e5_5b73937f-8629-450d-9b3f-09a8e3baebee_watermarked_idntimes-2.jpg)