- 200 gram kimpul, kukus hingga empuk lalu haluskan
- 150 gram tepung terigu protein sedang
- 80 gram gula pasir
- 2 butir telur
- 80 ml susu cair
- 60 ml minyak sayur atau 75 gram mentega cair
- 1 sdt baking powder
- ½ sdt baking soda
- ½ sdt vanili
- Sejumput garam
- 50 gram keju parut atau choco chips
Resep Muffin Kimpul yang Lembut, Pas untuk Teman Ngeteh

Kimpul kukus yang dihaluskan dapat diolah menjadi muffin lembut, memanfaatkan umbi lokal sebagai camilan hangat untuk menemani teh sore.
Adonan dibuat dari kimpul, tepung, gula, telur, susu, minyak atau mentega, serta pengembang; keju parut atau choco chips bisa ditambahkan sesuai selera.
Kunci tekstur muffin adalah kimpul tidak panas saat dicampur, adonan tidak diaduk berlebihan setelah tepung masuk, lalu dipanggang pada 180°C selama 20–25 menit.
Sekarang, bahan pangan lokal makin sering dikreasikan jadi camilan kekinian, termasuk kimpul yang ternyata bisa diolah menjadi muffin lembut. Kalau biasanya kimpul cuma direbus atau dikukus, umbi ini ternyata bisa dibuat jadi kue dengan tekstur empuk dan rasa yang nggak kalah menarik. Apalagi kalau disantap hangat-hangat sambil ditemani secangkir teh, cocok banget untuk mengisi waktu santai di sore hari.
Tapi, pernah kepikiran gak sih, apakah kimpul bisa menghasilkan muffin yang empuk tanpa aroma umbi yang terlalu kuat? Tenang, bahan dan cara membuatnya juga cukup sederhana untuk dicoba di rumah. Nah, yuk simak resep muffin kimpul yang lembut dan pas untuk teman ngeteh berikut ini!
Bahan Muffin Kimpul

ilustrasi kimpul (magnific.com/jcomp) Cara Membuat Muffin Kimpul

ilustrasi menambahkan topping untuk muffin (freepik.com/standret) - Kupas kimpul, kemudian cuci sampai bersih sebelum dikukus hingga benar-benar empuk.
- Setelah matang, haluskan kimpul sampai teksturnya lembut dan nggak ada bagian yang menggumpal. Sisihkan sebentar sampai uap panasnya hilang, ya.
- Siapkan wadah, lalu kocok telur dan gula sampai tercampur rata. Setelah itu, tuang susu, minyak atau mentega cair, serta vanili, kemudian aduk lagi sampai semuanya menyatu. Gak perlu dikocok sampai mengembang karena yang dicari dari adonan muffin adalah tekstur yang lembut dan moist.
- Tambahkan kimpul yang sudah dihaluskan ke campuran bahan basah, lalu aduk perlahan sampai rata.
- Pastikan kimpul sudah dalam kondisi hangat atau suhu ruang agar adonan tetap mudah tercampur. Aduk secukupnya sampai teksturnya terlihat menyatu, gak perlu terlalu lama.
- Di wadah lain, ayak tepung terigu, baking powder, baking soda, dan garam agar gak ada bagian yang menggumpal.
- Masukkan campuran tersebut sedikit demi sedikit ke dalam adonan sambil diaduk menggunakan spatula. Nah, cukup aduk sampai tepungnya gak terlihat lagi supaya muffin gak berakhir bantat.
- Kalau ingin muffin terasa lebih spesial, kamu bisa memasukkan keju parut atau choco chips ke dalam adonan.
- Aduk sebentar saja agar topping tersebar merata tanpa membuat adonan terlalu berat. Pilihan topping ini juga bisa disesuaikan dengan selera, jadi gak harus selalu sama, lho.
- Siapkan loyang muffin dan pasang paper cup di setiap lubangnya. Tuang adonan ke dalam cetakan hingga sekitar tiga perempat bagian agar masih ada ruang untuk muffin mengembang saat dipanggang.
- Kalau suka, tambahkan sedikit keju atau choco chips di atasnya sebelum masuk oven.
- Panaskan oven terlebih dahulu pada suhu 180 derajat Celsius, kemudian panggang muffin selama kurang lebih 20–25 menit.
- Perhatikan bagian atasnya, kalau sudah mengembang dan matang, coba tusuk bagian tengah dengan lidi untuk memastikan bagian dalamnya juga sudah matang.
- Kalau lidi keluar tanpa adonan yang menempel, muffin kimpul siap diangkat dan dinikmati hangat bersama teh sore.
Tips Membuat Muffin Kimpul

ilustrasi baking muffin kimpul (freepik.com/rawpixel.com) - Pilih kimpul yang segar dan kukus sampai benar-benar empuk agar mudah dihaluskan dan hasil muffin terasa lebih lembut.
- Pastikan kimpul sudah tidak panas saat dicampurkan ke adonan, supaya bahan lain tetap menyatu dengan baik dan teksturnya nggak berubah.
- Jangan terlalu lama mengaduk adonan setelah tepung masuk karena bisa membuat muffin lebih padat dan kurang mengembang.
- Isi cetakan sekitar tiga perempat bagian saja agar adonan punya ruang untuk mengembang dan menghasilkan bentuk muffin yang cantik.
- Tambahkan topping seperti keju parut, choco chips, atau irisan almond sesuai selera sebelum muffin dipanggang. Kalau ingin tampilannya lebih menarik, beri sedikit topping di atas adonan agar hasilnya terlihat lebih menggugah selera, lho.
- Untuk versi yang lebih diet-friendly, kamu bisa menggunakan tepung gandum utuh atau tepung oat sebagai alternatif sebagian tepung terigu. Pilihan ini dapat menambah serat pada muffin, lho, meski tetap perlu memperhatikan porsi dan bahan lain yang digunakan.
Muffin kimpul bisa jadi cara sederhana untuk mengolah umbi lokal menjadi camilan yang lembut dan gak kalah menarik dari muffin pada umumnya. Dengan bahan yang mudah ditemukan dan topping sesuai selera, camilan ini cocok banget disajikan sebagai teman ngeteh di sore hari. Nah, kalau biasanya kimpul cuma direbus atau dikukus, ternyata bisa juga disulap jadi muffin yang bikin penasaran, lho!








![[QUIZ] Pilihan Kopimu Menentukan Mood Kamu Hari Ini](https://image.idntimes.com/post/20250730/upload_a3d369830be02dc38065a29cbda8a5e5_5b73937f-8629-450d-9b3f-09a8e3baebee_watermarked_idntimes-2.jpg)
![[QUIZ] Dari Kebiasaan Ngopimu, Kamu Ada di Level Mana?](https://image.idntimes.com/post/20251006/upload_90bb80130307bdd9da5032a45499a779_f3b61e51-19d1-462f-b7ac-7d53e7da4ea1_watermarked_idntimes-2.jpeg)
![[QUIZ] In This Economy, Jajanan Viral Favoritmu Setara Isi Dapur Apa?](https://image.idntimes.com/post/20260629/upload_66b6ae1551ce979cd322d1cd6a2a23f3_c16d114d-420c-474f-9bf5-08da04320cca.jpg)










