ilustrasi merendam udang (vecteezy.com/Towfiqu ahamed barbhuiya)
Merendam udang dalam air garam memang sering dilakukan dalam persiapan masakan tertentu, tetapi waktunya tidak perlu terlalu lama. Cara ini berbeda dengan sekadar menaburkan sedikit garam sebelum udang dimasak. Kalau udang dibiarkan terlalu lama dalam air garam, rasa asin bisa masuk terlalu kuat dan tekstur dagingnya justru berubah.
Untuk kebutuhan memasak sehari-hari, penggunaan garam sederhana biasanya sudah cukup. Udang bisa dibersihkan, ditiriskan, lalu diberi sedikit garam sebelum dimasak. Kalau ingin mengurangi bau amis, perasan jeruk nipis atau lemon juga bisa digunakan secukupnya, tetapi jangan membiarkan udang terendam dalam campuran tersebut terlalu lama karena dagingnya bisa berubah tekstur sebelum masuk wajan.
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah jenis masakannya. Udang yang akan digoreng tepung tentu membutuhkan perlakuan berbeda dari udang yang akan dibuat sup. Untuk udang goreng, garam bisa dimasukkan ke dalam bumbu sebelum udang dibalur tepung. Sementara untuk sup atau kuah, lebih baik memasukkan udang ketika kuah sudah hampir matang lalu menyesuaikan rasa di akhir. Jadi, kalau selama ini kamu mengira garam adalah kunci utama agar udang menjadi kenyal, jawabannya tidak sesederhana itu. Garam memang bisa digunakan untuk membantu membumbui dan membuat tekstur udang terasa lebih mantap, tetapi hasil akhirnya tetap sangat bergantung pada takaran, waktu membumbui, kondisi udang, dan cara memasaknya. Udang yang sudah diberi garam dengan tepat tetap bisa menjadi alot kalau dimasak terlalu lama.