Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Bolehkah Mentega Disimpan di Luar Kulkas? Begini Faktanya!

Bolehkah Mentega Disimpan di Luar Kulkas? Begini Faktanya!
ilustrasi mentega (unsplash.com/Nathan Dumlao)
Intinya Sih
  • Mentega asin boleh disimpan di luar kulkas maksimal dua hari jika suhu ruangan di bawah 21°C, karena garam membantu memperlambat pertumbuhan mikroorganisme.
  • Mentega tanpa garam wajib disimpan di kulkas agar rasa, aroma, dan teksturnya tetap terjaga serta tidak cepat tengik.
  • Menyimpan mentega dalam wadah tertutup menjaga kebersihan dan cita rasanya, sementara kulkas atau freezer tetap jadi pilihan terbaik untuk penyimpanan jangka panjang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Pernahkah kamu ingin mengoleskan mentega ke roti, tapi teksturnya masih keras karena baru keluar dari kulkas? Akibatnya, roti malah sobek dan mentega menggumpal di beberapa bagian. Kondisi seperti ini membuat banyak orang memilih menyimpan mentega di meja dapur agar lebih praktis digunakan.

Lantas, bolehkah mentega disimpan di luar kulkas? Supaya gak salah menyimpan dan mentega tetap enak digunakan, ketahui beberapa faktanya berikut ini, yuk!

1. Mentega asin boleh disimpan di luar kulkas, tapi ada syaratnya

ilustrasi roti oles mentega
ilustrasi roti oles mentega (pexels.com/Towfiqu barbhuiya)

Kabar baiknya, mentega memang boleh disimpan di luar kulkas, tetapi tidak semua jenis mentega memiliki aturan yang sama. David Bernier, Vice President of Quality Assurance, Food Safety and Regulatory Compliance di Cabot Creamery Cooperative, menjelaskan bahwa mentega asin masih cukup aman disimpan pada suhu ruang. Pasalnya, kandungan garam di dalamnya membantu memperlambat pertumbuhan mikroorganisme. Selain itu, kadar air mentega yang rendah juga ikut membantu menjaga kualitasnya lebih lama.

Meski begitu, suhu ruangan tetap menjadi faktor yang sangat penting untuk diperhatikan. Mentega asin sebaiknya hanya disimpan pada suhu di bawah 21 derajat Celsius atau sekitar 70 derajat Fahrenheit. Jika suhu rumahmu lebih panas dari itu, kualitas mentega dapat menurun lebih cepat dan berisiko tengik. Karena itu, sebaiknya simpan mentega di luar kulkas hanya jika kondisi ruangan memang cukup sejuk, ya.

2. Mentega tanpa garam sebaiknya selalu masuk kulkas

ilustrasi kulkas
ilustrasi kulkas (vecteezy.com/Kanokpol Prasankhamphaibun)

Berbeda dengan mentega asin, mentega tanpa garam sebaiknya tidak dibiarkan berada pada suhu ruang dalam waktu lama. David Bernier menjelaskan bahwa mentega jenis ini tidak memiliki perlindungan alami dari kandungan garam. Akibatnya, mentega tanpa garam lebih mudah mengalami penurunan kualitas apabila disimpan di luar kulkas. Oleh karena itu, penyimpanannya membutuhkan perhatian ekstra.

Menyimpan mentega tanpa garam di dalam kulkas membantu menjaga rasa, aroma, dan teksturnya tetap baik. Cara ini juga mengurangi risiko mentega menjadi tengik sebelum waktunya. Kalau kamu hanya membutuhkan sedikit mentega untuk memasak atau memanggang, keluarkan secukupnya beberapa saat sebelum digunakan. Dengan begitu, mentega tetap mudah dioleskan tanpa mengorbankan kualitasnya.

3. Jangan menyimpan mentega terlalu lama di meja dapur

ilustrasi mentega
ilustrasi mentega (unsplash.com/Sorin Gheorghita)

Walaupun mentega asin boleh berada di luar kulkas, bukan berarti kamu bisa membiarkannya selama berhari-hari, ya. U.S. Dairy menyarankan agar mentega yang disimpan pada suhu ruang hanya sebanyak yang akan digunakan dalam waktu maksimal dua hari. Setelah melewati waktu tersebut, rasa mentega dapat berubah menjadi tengik meskipun tampilannya masih terlihat normal. Karena itu, jangan tergoda untuk menyimpan seluruh stok mentega di meja dapur.

Menyimpan sedikit demi sedikit mentega di luar kulkas juga membantu mengurangi pemborosan makanan. Kamu tetap memiliki mentega yang lembut dan siap dioleskan kapan saja dibutuhkan. Sementara itu, sisa mentega yang masih berada di dalam kulkas akan tetap terjaga kesegarannya. Cara sederhana ini membuat kualitas mentega lebih awet sekaligus menghindarkanmu dari makanan yang terbuang sia-sia.

4. Gunakan wadah tertutup agar mentega tetap segar

ilustrasi wadah bertutup menyimpan mentega
ilustrasi wadah bertutup menyimpan mentega (vecteezy.com/Andrii Shevchuk)

Kalau kamu ingin menyimpan mentega di luar kulkas, jangan biarkan begitu saja tanpa pelindung. David Bernier menyarankan agar mentega yang sudah dibuka disimpan dalam wadah mentega bertutup atau butter crock. Wadah tersebut membantu melindungi mentega dari cahaya, udara, dan berbagai kontaminan di dapur. Dengan begitu, kualitas mentega dapat bertahan lebih baik selama disimpan pada suhu ruang.

Selain menjaga kebersihan, wadah tertutup juga membantu mempertahankan cita rasa mentega. Mentega termasuk bahan makanan yang mudah menyerap aroma dari lingkungan sekitarnya. Jika dibiarkan terbuka, aroma bawang, rempah, atau bahan makanan lain dapat memengaruhi rasa mentega. Itulah sebabnya penggunaan wadah tertutup sangat disarankan meskipun mentega hanya disimpan selama 1 atau 2 hari.

5. Kulkas dan freezer tetap jadi tempat penyimpanan terbaik

ilustrasi roti oles mentega
ilustrasi roti oles mentega (magnific.com/magnific)

Walaupun menyimpan mentega di meja dapur terasa lebih praktis, kulkas tetap menjadi tempat penyimpanan yang paling aman. Suhu dingin membantu menjaga kualitas mentega tetap stabil dalam waktu yang lebih lama. Cara ini juga mengurangi risiko perubahan rasa maupun aroma akibat suhu ruangan yang terlalu tinggi. Apalagi saat cuaca sedang panas, kulkas menjadi pilihan yang jauh lebih aman.

Kalau kamu membeli mentega dalam jumlah banyak, freezer bisa menjadi solusi penyimpanan jangka panjang. David Bernier menyarankan agar mentega dibungkus rapat menggunakan wadah kedap udara sebelum dibekukan. Langkah ini membantu mencegah mentega menyerap bau dari makanan lain sekaligus menghindari freezer burn yang dapat menurunkan kualitasnya. Saat ingin digunakan kembali, kamu tinggal memindahkan mentega ke kulkas atau mengeluarkannya beberapa saat hingga teksturnya lebih lembut.

Menyimpan mentega di luar kulkas ternyata bukan hal yang salah, asalkan kamu memahami jenis mentega yang digunakan dan cara menyimpannya. Mentega asin masih bisa diletakkan pada suhu ruang selama kondisi rumah tidak terlalu panas dan hanya disimpan untuk kebutuhan sekitar 2 hari.

Sementara itu, mentega tanpa garam sebaiknya tetap di kulkas agar kualitasnya tetap terjaga lebih lama. Menggunakan wadah tertutup juga penting untuk melindungi mentega dari udara dan kontaminasi. Dengan cara penyimpanan yang tepat, kamu bisa menikmati mentega yang lembut, lezat, sekaligus tetap aman untuk dikonsumsi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More