5 Cara Menjaga Kualitas Beras, biar Gak Cepat Rusak

- Penyimpanan beras yang salah bisa menyebabkan kutu, bau tidak sedap, dan penurunan kualitas nasi saat dimasak.
- Beras sebaiknya disimpan di wadah kedap udara, di tempat kering dan sejuk agar tetap awet serta bebas jamur.
- Hindari mencampur beras lama dengan baru dan rutin bersihkan wadah untuk menjaga kebersihan serta kualitas beras.
Sebagai bahan pangan utama, beras hampir selalu menjadi stok wajib di dapur. Namun, tidak sedikit orang yang menganggap beras bisa disimpan begitu saja tanpa perhatian khusus.
Padahal, cara penyimpanan yang kurang tepat dapat membuat beras lebih cepat rusak, mulai dari munculnya kutu, bau tidak sedap, hingga menurunnya kualitas nasi saat dimasak. Hal ini tentu bisa memengaruhi cita rasa, sekaligus kebersihan makanan yang dikonsumsi sehari-hari.
Oleh karena itu, penting untuk memahami cara menyimpan beras dengan benar biar tetap awet, higienis, dan kualitasnya tetap terjaga dalam jangka waktu lebih lama. Berikut di antaranya.
Table of Content
1. Simpan di wadah kedap udara
Salah satu kunci utama menjaga kualitas beras adalah menyimpannya di wadah yang tertutup rapat. Wadah kedap udara dapat mencegah masuknya udara lembap dan serangga yang bisa merusak beras.
Kamu bisa menggunakan toples plastik food grade atau wadah khusus beras yang memiliki penutup rapat. Hindari menyimpan beras dalam karung terbuka terlalu lama, karena lebih rentan terkontaminasi.
2. Letakkan di tempat kering dan sejuk

Lingkungan penyimpanan sangat berpengaruh terhadap kualitas beras. Tempat yang lembap dapat memicu pertumbuhan jamur dan menyebabkan beras cepat rusak.
Sebaiknya simpan beras di area yang kering, tidak terkena sinar matahari langsung, dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Hindari menyimpan beras di dekat kompor atau area yang panas.
3. Gunakan daun alami untuk mencegah kutu
Untuk mencegah munculnya kutu beras, kamu bisa memanfaatkan bahan alami seperti daun pandan, daun salam, atau bawang putih. Aroma dari bahan-bahan tersebut dapat membantu mengusir serangga tanpa merusak kualitas beras. Letakkan beberapa lembar daun atau siung bawang di dalam wadah penyimpanan sebagai cara alami yang aman.
4. Jangan mencampur beras lama dan baru

Kebiasaan mencampur beras lama dengan beras baru sebaiknya dihindari. Beras lama yang mungkin sudah mulai menurun kualitasnya bisa memengaruhi beras yang baru.
Sebaiknya habiskan terlebih dahulu stok lama sebelum menambahkan beras baru. Cara ini juga membantu menjaga kualitas dan kesegaran beras secara keseluruhan.
5. Perhatikan kebersihan wadah secara rutin
Wadah penyimpanan beras perlu dibersihkan secara berkala untuk mencegah penumpukan kotoran atau sisa beras lama yang bisa menjadi sarang kutu. Pastikan wadah dalam kondisi kering sebelum digunakan kembali. Membersihkan wadah secara rutin akan membantu menjaga beras tetap higienis dan tahan lama.
Itu dia beberapa cara menjaga kualitas beras, agar tidak cepat rusak. Dengan cara yang tepat, kamu bisa memastikan beras tetap awet, bersih, dan siap diolah kapan saja. Jadi, mulai sekarang, pastikan beras di rumahmu disimpan dengan benar, ya!

















![[QUIZ] Pilih Jenis Beras Ini, Kamu Bakal Tahu Cocoknya Masak Apa!](https://image.idntimes.com/post/20250323/mehmet-keskin-wgdglvxee20-unsplash-fbb3add0c8edb070f85e124d4bae8d54.jpg)
