Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Apa Perbedaan Dubai Chewy Cookie dan Mochi?

Apa Perbedaan Dubai Chewy Cookie dan Mochi?
ilustrasi Dubai chewy cookies (pexels.com/Livilla Latini)

Kudapan manis selalu punya tempat tersendiri di hati para pencinta kuliner, termasuk tren dessert yang terus berkembang dari berbagai negara. Salah satu camilan yang belakangan ini sering jadi perbincangan adalah Dubai chewy cookie atau dujjonku. Sekilas, makanan ini mirip banget dengan mochi khas Jepang.

Bagi kamu yang penasaran, penting untuk mengetahui perbedaan antara kedua dessert ini sebelum mencicipinya. Mulai dari bahan, tekstur, hingga cara penyajian, Dubai chewy cookie dan mochi memiliki ciri khas masing-masing yang membuatnya unik. Simak informasi tentang perbedaan dubai chewy cookie dan mochi berikut ini, yuk!

1. Asal-usul

Potret dubai chewy cookie
Potret dubai chewy cookie (YouTube.com/예삼)

Sebelum membahas perbedaan fisiknya, mari kita bahas tentang asal-usul Dubai chewy cookie dan mochi. Banyak yang mengira Dubai chewy cookie berasal dari Dubai, karena menyandang nama salah satu kota di Uni Emirat Arab. Dessert ini justru lahir di Korea Selatan dan disebut sebagai dujjonku atau jjeondeok.

Dinamakan Dubai chewy cookie karena terinspirasi dari cokelat batangan viral asal Dubai, yakni Fix Dessert Chocolatier. Seorang pastry chef bernama Kim Na Ra diyakini sebagai penemu resepnya dan dijual di toko Mon Cookie. Makanan ini pun makin populer dan viral setelah diunggah sang idol KPop, Jang Wonyoung dai IVE, dan beberapa food influencer Korea pada awal 2026.

Sementara itu, mochi merupakan makanan tradisional dari Jepang yang sudah ada sejak ratusan tahun lalu. Mochi sering disajikan dalam berbagai acara budaya dan perayaan, serta bisa disantap sehari-hari. Makanan ini pun mudah ditemukan di berbagai negara, termasuk Indonesia.

2. Bahan dasar pembuatan

Potret kataifi
Potret kataifi (freepik.com/azerbaijan_stockers)

Perbedaan selanjutnya adalah bahan pembuatan. Dubai chewy cookie terbuat dari marshmallow, cokelat atau susu bubuk, dan mentega untuk lapisan luarnya. Isiannya terdiri dari campuran kataifi dan pasta pistachio.

Sementara itu, mochi terbuat dari tepung beras ketan atau mochiko. Isiannya bisa tergantung selera. Ada pasta kacang merah, cokelat, buah-buahan, atau bahkan es krim yang dapat kamu pilih.

Bahkan, ada mochi yang identik dengan musim semi dan dibungkus dengan daun sakura yang diasinkan, yakni sakura mochi. Dari segi bahan, perbedaan dubai chewy cookie dan mochi ini sangat mencolok, kan?

3. Tekstur saat dimakan

Potret mochi khas Jepang
Potret mochi khas Jepang (unsplash.com/andreas_haubold)

Saat dimakan, Dubai chewy cookie memberikan dua sensasi berbeda. Karena lapisan luarnya terbuat dari marshmallow, tekstur makanan ini cenderung lembut dan kenyal saat digigit. Saat sampai ke bagian dalam, sensasi renyah khas kataifi langsung terasa. Perpaduan lembut dan renyaj ini melahirkan sensasi yang unik di mulut.

Sebaliknya, tekstur mochi benar-benar kenyal dan elastis. Sensasi saat menggigit mochi terasa lebih “lengket” di gigi, tetapi tetap ringan di mulut. Apalagi bagian dalamnya juga lembut atau bahkan lumer.

Nah, sekarang kamu sudah tahu perbedaan Dubai chewy cookie dan mochi. Jadi gak bingung lagi, kan? Mau coba yang mana dulu, nih?

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dewi Suci Rahayu
EditorDewi Suci Rahayu
Follow Us

Latest in Food

See More

Resep Bolu Panggang Kismis 4 Telur yang Lembut dan Anti Bantat

30 Mar 2026, 20:15 WIBFood