Potret adonan cookies (unsplash.com/Phil Hearing)
1. Jangan memanggang cookies terlalu lama.
Hal ini menjadi salah satu hal yang perlu dihindari ketika membuat scoopable cookies. Jika dipanggang terlalu lama, panas akan terus mengurangi kadar air dalam adonan, sehingga teksturnya menjadi lebih kering dan padat.
Padahal, karakter utama scoopable cookies justru terletak pada bagian tengah yang lembut. Jadi, jangan menunggu seluruh permukaan cookies terlihat kering dan keras sebelum mengeluarkannya dari oven.
2. Jangan menggunakan filling terlalu banyak.
Cokelat yang melimpah memang terlihat menggoda, tetapi jumlah filling atau isian tetap perlu disesuaikan dengan ukuran adonan dan wadah. Terlalu banyak filling dapat membuat adonan sulit menutupnya dengan sempurna.
Selain itu, filling yang berlebihan juga berisiko meluber selama proses pemanggangan. Gunakan jumlah secukupnya, agar cokelat tetap terasa di setiap suapan tanpa mengganggu struktur cookies.
3. Jangan membiarkan filling berada terlalu dekat dengan permukaan.
Pastikan lapisan adonan yang menutupi filling cukup tebal. Jika cokelat terlalu dekat dengan permukaan, panas oven dapat membuatnya lebih cepat keluar atau mengering. Dengan menempatkan filling di bagian tengah, kamu bisa mendapatkan kejutan cokelat yang baru terlihat ketika cookies mulai disendok.
4. Jangan menggunakan wadah sembarangan.
Scoopable cookies biasanya dipanggang sekaligus disajikan dalam wadah. Maka dari itu, pastikan wadah yang digunakan memang aman untuk dipanggang dan tahan terhadap suhu oven.
Ukuran wadah juga perlu disesuaikan dengan jumlah adonan. Wadah yang terlalu besar dapat membuat lapisan cookies menjadi terlalu tipis, sedangkan wadah yang terlalu kecil membuat adonan terlalu tebal dan bagian tengahnya berisiko belum matang sempurna.
5. Jangan takut bereksperimen dengan topping.
Kamu gak harus selalu menggunakan cokelat sebagai satu-satunya elemen pada cookies. Setelah memahami tekstur dasar cookies, kamu bisa menambahkan berbagai topping seperti kacang, chocolate chips, marshmallow, biskuit, atau garam laut sesuai selera. Pastikan tambahan tersebut tetap seimbang dengan rasa cookies dan filling. Dengan begitu, setiap komponen tetap terasa dan tidak saling menutupi.
Itulah beberapa dos and don’ts yang perlu diperhatikan saat membuat scoopable cookies di rumah. Mulai dari pemilihan bahan, penggunaan filling, hingga waktu pemanggangan, semuanya perlu diperhatikan demi mendapatkan tekstur tetap lembut dengan bagian tengahnya lumer. Dengan mengikuti tips tersebut, kamu bisa menghasilkan scoopable cookies yang lezat dan menggugah selera untuk dinikmati sendiri maupun dijadikan ide jualan, deh. Selamat menerapkan tips-tips di atas!