- 1.270 ml santan
- 1 sdt garam
- 3 butir telur suhu ruang
- 670 gram gula pasir
- 1/2 sdm vanili bubuk
- 11 gram ragi instan
- 1 kg terigu terigu protein sedang
- 335 gram margarin yang dicairkan
- Pewarna kuning muda secukupnya
- 120 ml susu kental manis putih
Resep Pukis Empuk dan Berserat 1 Kg, Lembut Manisnya Bikin Nagih
Pukis hangat dengan tekstur empuk dan berserat memang sulit untuk ditolak. Apalagi jika bagian pinggirnya sedikit kecokelatan sementara bagian dalamnya tetap lembut. Buat kamu yang ingin membuatnya dalam jumlah banyak, resep pukis empuk dan berserat 1 kg ini bisa menjadi pilihan untuk menghasilkan pukis yang cocok dinikmati kapan saja.
Meski menggunakan bahan hingga 1 kg, cara membuat adonannya tetap mudah diikuti. Yang penting, proses pengadukan, fermentasi, dan pemanggangan perlu diperhatikan agar pukis tidak bantat. Yuk, siapkan bahan-bahannya dan ikuti langkah membuat pukis empuk dan berserat berikut ini.
Bahan Pukis Empuk dan Berserat 1 Kg

ilustrasi tepung terigu dan telur (pexels.com/Klaus Nielsen) Cara Membuat Pukis Empuk dan Berserat 1 Kg

ilustrasi menguleni adonan (unsplash.com/Sincerely Media) - Siapkan wadah dan masukkan santan dengan garam, lalu hangatkan dengan api kecil. Jangan sampai mendidih. Setelah itu, diamkan hingga santan menjadi hangat kuku.
- Masukkan telur, gula pasir, dan vanila ke dalam wadah. Aduk hingga gula mulai larut dan adonan tercampur rata.
- Tuangkan santan hangat kuku secara bertahap sambil terus diaduk hingga adonan menyatu.
- Masukkan tepung terigu dan ragi sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan halus dan tidak bergerindil.
- Masukkan susu kental manis putih serta sedikit pewarna kuning muda. Aduk hingga warna dan tekstur adonan merata.
- Tuangkan margarin yang sudah dilelehkan dan sudah tidak panas. Aduk kembali hingga tercampur rata.
- Tutup wadah menggunakan kain bersih, lalu diamkan sekitar 45–60 menit hingga adonan mengembang dan muncul gelembung-gelembung kecil.
- Setelah fermentasi selesai, aduk adonan secara perlahan untuk mengeluarkan gelembung besar. Jangan mengaduk terlalu lama agar tekstur berserat tetap terjaga.
- Panaskan cetakan pukis dengan api kecil, kemudian olesi tipis menggunakan margarin atau minyak.
- Tuangkan adonan ke dalam cetakan hingga sekitar 3/4 bagian. Tutup cetakan dan masak dengan api kecil sedang sampai pukis matang dan bagian bawahnya berwarna kuning kecokelatan.
- Setelah matang, segera angkat pukis dari cetakan. Olesi bagian kanan dan kirinya dengan margarin agar permukaannya terasa lebih lembut dan gurih.
- Pukis siap disajikan selagi hangat bersama camilan favoritmu.
Tips agar Pukis Makin Empuk dan Berserat

ilustrasi pukis empuk (vecteezy.com/kiki candra) - Gunakan santan hangat kuku dan pastikan santan tidak terlalu panas saat dicampurkan agar ragi tetap dapat bekerja dengan baik.
- Pastikan gula cukup larut saat diaduk bersama telur. Gula yang masih banyak menggumpal dapat membuat adonan kurang merata.
- Jangan terburu-buru saat fermentasi. Diamkan adonan sampai terlihat mengembang dan muncul gelembung kecil agar tekstur pukis lebih ringan.
- Ayak tepung terigu sebelum digunakan. Karena, tepung yang lebih halus akan membantu menghasilkan adonan yang minim gumpalan.
- Jangan terlalu lama mengaduk setelah fermentasi. Cukup aduk perlahan untuk meratakan adonan supaya struktur berseratnya tetap terjaga.
- Gunakan wadah yang cukup besar. Adonan akan mengembang selama fermentasi sehingga wadah yang terlalu kecil bisa membuat adonan meluber.
- Perhatikan tekstur adonan setelah fermentasi. Adonan yang sudah mengembang dan memiliki gelembung kecil menandakan proses fermentasi berjalan dengan baik.
- Panaskan cetakan terlebih dahulu. Cetakan yang sudah cukup panas membantu adonan matang lebih merata dan menghasilkan permukaan pukis yang bagus.
- Jangan mengisi cetakan terlalu penuh. Sisakan ruang agar adonan memiliki tempat untuk mengembang selama proses pemanggangan.
- Jangan terlalu sering membuka tutup cetakan. Membuka tutup terlalu sering dapat membuat suhu cetakan turun dan pukis lebih sulit mengembang.
- Panaskan cetakan terlebih dahulu. Cetakan yang sudah cukup panas membantu adonan matang lebih merata dan menghasilkan permukaan pukis yang bagus.
- Jangan mengisi cetakan terlalu penuh. Sisakan ruang agar adonan memiliki tempat untuk mengembang selama proses pemanggangan.
- Jangan terlalu sering membuka tutup cetakan. Jika membuka tutup terlalu sering dapat membuat suhu cetakan turun dan pukis lebih sulit mengembang.
- Jangan menumpuk pukis ketika masih sangat panas. Beri sedikit ruang agar uap panas tidak membuat permukaannya menjadi lembap.
Mudah bukan membuatnya? Resep pukis empuk dan berserat 1 kg ini bisa menjadi pilihan untuk membuat pukis dalam jumlah banyak dengan tekstur yang lembut dan berserat. Cocok untuk camilan keluarga maupun ide jualan.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)


















![[QUIZ] Pilih Kopi atau Teh, Kamu Cocoknya Bikin Kreasi Minuman Ini!](https://image.idntimes.com/post/20250623/upload_7fc3efc86d6593df98d28d284824a025_f0e95e9f-8e3f-425b-92ac-ca569e943f55.png)



