Kerenyahan yang bertahan lama menjadi kunci agar pastel tetap nikmat meskipun sudah didinginkan. Banyak orang mengalami kesulitan karena kulitnya menjadi lembek beberapa jam setelah digoreng. Nah, berikut ini rahasia membuat kulit pastel yang renyah tahan lama.
5 Rahasia Membuat Kulit Pastel yang Renyah Tahan Lama, Cocok untuk Jualan

- Campurkan margarin dan sedikit minyak dalam adonan untuk menghasilkan kulit pastel yang renyah, ringan, dan tidak cepat alot atau melempem.
- Giling adonan tipis merata, lalu goreng saat minyak benar-benar panas agar pastel matang sempurna tanpa menyerap terlalu banyak minyak.
- Gunakan isian yang kering, dinginkan pastel sebelum dikemas, lalu simpan dalam wadah kedap udara untuk menjaga kerenyahan lebih lama.
Pastel merupakan salah satu jenis gorengan yang cukup populer di Indonesia. Kamu dapat membuatnya sendiri di rumah dengan bahan dan cara yang sederhana. Namun, tantangan terbesarnya adalah menciptakan kulit pastel yang renyah dan tidak cepat melempem.
1. Kombinasikan margarin dengan minyak

ilustrasi pastel (pexels.com/Tamba Budiarsana) Mencampur margarin dengan sedikit minyak ke dalam adonan dapat menghasilkan tekstur kulit yang renyah. Hasilnya tidak hanya kriuk, tetapi juga tidak membuat kulit menjadi terlalu keras saat digigit. Kombinasi ini membantu menjaga tekstur tetap ringan dan tidak alot.
Karena itulah margarin memegang peranan penting dalam menciptakan kerenyahan yang bertahan lama. Kamu bisa menggunakannya sebagai bahan utama agar kulit pastel tidak cepat melempem. Dengan takaran yang tepat, pastel buatan kamu akan tetap renyah meskipun sudah beberapa jam setelah digoreng.
2. Pakai adonan tipis

ilustrasi pastel (pexels.com/Tiya Nh) Adonan kulit pastel harus digiling hingga tipis dan merata. Pastikan ketebalannya pas agar tidak mudah sobek ketika diisi dan dibentuk. Kulit yang tipis akan menghasilkan tekstur yang lebih ringan dan mudah matang sempurna.
Sebaliknya, jika kulit terlalu tebal maka hasil gorengan akan menjadi keras. Tekstur seperti itu juga membuat pastel kehilangan sifat crunchy yang menjadi ciri khasnya. Oleh karena itu, kamu perlu mengatur ketebalan adonan dengan tepat supaya kerenyahannya tetap terjaga.
3. Goreng adonan saat minyak panas

ilustrasi pastel (pexels.com/Anthony Rahayel) Pastikan minyak sudah benar-benar panas sebelum adonan pastel dimasukkan ke dalam wajan. Menggoreng dalam kondisi minyak yang belum mencapai suhu ideal akan memengaruhi hasil akhir. Proses ini sangat menentukan tingkat kerenyahan kulit pastel.
Apabila kamu menggoreng saat minyak masih dingin, adonan cenderung menyerap lebih banyak minyak. Akibatnya, kulit pastel menjadi lembek dan tidak renyah. Tunggu minyak cukup panas terlebih dahulu agar pastel matang merata dan tetap kriuk.
4. Simpan saat dingin

ilustrasi pastel (pexels.com/Kent Ng) Hindari menyimpan pastel dalam keadaan masih panas ke dalam wadah tertutup. Suhu panas yang terperangkap akan berubah menjadi uap air di dalam toples. Kondisi tersebut dapat membuat tekstur kulit pastel menjadi lembek.
Sebaiknya kamu menunggu pastel benar-benar dingin terlebih dahulu sebelum dikemas. Setelah dingin, baru masukkan ke dalam toples kedap udara agar kerenyahannya tetap terjaga. Dengan cara ini, pastel buatan kamu bisa bertahan renyah lebih lama.
5. Jangan pakai isian terlalu basah

ilustrasi pastel (pexels.com/Dee Dave) Isian yang masih mengandung banyak cairan dapat membuat kulit pastel lebih cepat melempem. Kelembapan dari dalam akan meresap ke lapisan kulit setelah pastel digoreng. Akibatnya, tekstur yang awalnya renyah menjadi cepat lembek.
Oleh karena itu, jika kamu menggunakan isian seperti ragout atau bihun, pastikan airnya disusutkan terlebih dahulu. Masak isian hingga benar-benar kering dan tidak berkuah. Dengan begitu, kamu dapat menjaga kulit pastel tetap kriuk lebih lama.
Tekstur pastel yang renyah tentu dapat membuat siapa saja menyukainya. Kerenyahan tersebut menjadi daya tarik utama sehingga banyak orang ingin mencicipinya lagi. Oleh karena itu, kamu perlu memperhatikan teknik pembuatan agar pastel yang kamu buat selalu memiliki rasa dan tekstur yang disukai.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)










![[QUIZ] Apakah Kamu Bisa Membedakan Daging Ayam dan Daging Bebek Ini?](https://image.idntimes.com/post/20250417/cover-33-622b3de0e53283aaec1bc2beb5f0e72d.png)
![[QUIZ] Pilih Dessert Favoritmu, Kami Bisa Tebak Mood Kamu Minggu Ini](https://image.idntimes.com/post/20250525/photo-1681725271035-7270a7464f5b-dbc7ed80e11aaa19968dc832da7d03ad.jpeg)



![[QUIZ] Dari Keluhan Badanmu, Kamu Cocoknya Bikin Ramuan Ini](https://image.idntimes.com/post/20250714/upload_9418896a3500758aa3fd1e622a87b83f_a556595d-8197-4497-b409-577319855e75.jpg)



![[QUIZ] Ibarat Makanan Ekstrem, Kamu Cocoknya Jadi Ini](https://image.idntimes.com/post/20250721/upload_3ddd3cd77e0320ba0ee12b7962f601c0_2e945a8f-7248-4eb2-99f7-b6858ac4ec5a.jpg)
![[QUIZ] Bisakah Kamu Membedakan Sei dan Yakiniku?](https://image.idntimes.com/post/20240318/stew-beef-pieces-beef-stewed-soy-sauce-with-spices-with-pickled-cucumber-asian-style-2829-20279-cc1ba74085540deb3d7a8e6eaa54d64a-cd565641825170801a70ce79351b9197.jpg)

