Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Jenis Sate Khas Lombok dengan Bumbu Khas yang Lezat

5 Jenis Sate Khas Lombok dengan Bumbu Khas yang Lezat
ilustrasi sate (pexels.com/ neilstha firman)
  • Lombok menawarkan lima sate khas dengan bahan beragam, dari daging sapi, ayam, ikan, hingga jeroan, serta racikan bumbu berbeda di tiap daerah.
  • Sate rembiga memakai daging sapi berbumbu pedas, gurih, dan manis; sate bulayak memadukan sate sapi dengan lontong daun aren serta kuah kacang bersantan.
  • Sate tanjung berbahan ikan laut, sate pusut memakai cincangan daging atau ikan dengan kelapa parut, sedangkan sate ampet mengolah jeroan sapi berbumbu rempah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Kalau mendengar sate khas Lombok, banyak orang langsung teringat sate rembiga. Padahal, pulau ini masih punya banyak jenis sate lain yang gak kalah menarik untuk dicoba.

Setiap daerah di Lombok memiliki racikan bumbu yang berbeda sehingga menghadirkan cita rasa yang khas. Bahan yang digunakan pun beragam, mulai dari daging sapi, ayam, ikan, hingga jeroan.

Kalau kamu sedang berlibur ke Lombok atau penasaran dengan kuliner khasnya, lima jenis sate berikut layak masuk daftar makanan yang wajib dicicipi. Wah, siap-siap ketagihan sampai pengin bungkus bawa pulang!

  1. 1. Sate rembiga

    Sate rembiga di Sate Rembiga Ibu Sinnaseh, Lombok
    Sate rembiga di Sate Rembiga Ibu Sinnaseh, Lombok (IDN Times/Dhiya Awlia Azzahra)

    Sate rembiga berasal dari Kelurahan Rembiga, Mataram. Sate ini menggunakan daging sapi yang dipotong agak besar, lalu direndam dalam bumbu cabai, bawang putih, ketumbar, gula merah, dan berbagai rempah sebelum dibakar.

    Cita rasanya didominasi oleh perpaduan pedas, gurih, dan sedikit manis. Karena bumbunya sudah meresap ke dalam daging, sate ini biasanya tetap nikmat disantap tanpa tambahan saus atau sambal.

  2. 2. Sate bulayak

    ilustrasi sate bulayak
    ilustrasi sate bulayak (commons.wikimedia.org/ fr1da)

    Sate bulayak sebenarnya merupakan perpaduan antara sate dan bulayak, yaitu lontong yang dibungkus dengan daun aren. Sate yang digunakan umumnya berbahan daging sapi dengan kuah bumbu kacang yang diberi santan dan rempah khas Lombok.

    Bumbu kacangnya memiliki rasa gurih dengan sedikit sentuhan pedas yang berbeda dari bumbu sate kacang pada umumnya. Bulayak yang bertekstur padat juga membuat hidangan ini terasa lebih mengenyangkan.

  3. 3. Sate tanjung

    ilustrasi pembuatan sate tanjung khas Lombok
    ilustrasi pembuatan sate tanjung khas Lombok (IDN Times/Linggauni)

    Kalau kamu pencinta hidangan laut, sate tanjung wajib dicoba. Berasal dari Kecamatan Tanjung, Lombok Utara, sate ini menggunakan daging ikan laut segar, terutama ikan cakalang, yang dibumbui dengan rempah-rempah sederhana sebelum dibakar. Tekstur ikannya lembut dengan aroma bakaran yang khas. Karena menggunakan bumbu yang tidak berlebihan, rasa alami ikan tetap terasa pada setiap gigitan.

  4. 4. Sate pusut

    ilustrasi sate pusut
    ilustrasi sate pusut (pexels.com/Yan Krukau)

    Sate pusut dibuat dari daging sapi atau ikan yang dicincang halus, lalu dicampur dengan kelapa parut serta berbagai bumbu khas Lombok. Adonan tersebut dibalutkan pada tusuk sate sebelum dipanggang di atas bara api.

    Kelapa parut memberikan aroma gurih sekaligus membuat teksturnya lebih lembut. Sekilas tampilannya memang mirip sate lilit dari Bali, tetapi racikan bumbunya memiliki karakter yang berbeda.

  5. 5. Sate ampet

    ilustrasi sate jeroan
    ilustrasi sate jeroan (freepik.com/jcomp)

    Sate ampet termasuk kuliner tradisional yang masih bisa ditemukan di beberapa daerah di Lombok. Sate ini menggunakan jeroan sapi, seperti usus atau babat, yang lebih dulu direbus bersama rempah agar empuk dan tidak berbau.

    Setelah itu, jeroan dibakar sambil diolesi bumbu khas hingga aromanya semakin menggugah selera. Rasanya gurih dengan sentuhan rempah yang cukup kuat, sehingga cocok dinikmati bersama nasi hangat atau bulayak.

    Setiap jenis sate khas Lombok memiliki keunikan masing-masing, baik dari bahan utama maupun racikan bumbunya. Hal inilah yang membuat kuliner sate di pulau ini terasa lebih beragam dibandingkan dengan apa yang banyak orang bayangkan.

    Kalau suatu saat kamu berkunjung ke Lombok, jangan hanya mencoba satu jenis sate saja. Mencicipi beberapa jenisnya bisa menjadi cara yang menyenangkan untuk mengenal kekayaan kuliner khas Pulau Seribu Masjid.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More