Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kenapa Bagel Harus Direbus Terlebih Dahulu sebelum Dipanggang?

ilustrasi bagel dan cream cheese
ilustrasi bagel dan cream cheese (pexels.com/RDNE Stock Project)

Bagel dikenal sebagai menu sarapan khas New York dengan tekstur padat, kenyal, dan permukaan yang mengilap. Berbeda dari pembuatan roti pada umumnya, bagel memiliki satu tahap unik dalam proses pembuatannya, yakni direbus terlebih dahulu sebelum dipanggang.

Bagi sebagian orang, langkah ini mungkin terdengar merepotkan. Padahal, merebus justru menjadi kunci utama karakter bagel yang autentik. Lantas, apa sebenarnya alasan di balik proses perebusan tersebut? Cari tahu selengkapnya di bawah ini, yuk!

1. Membentuk tekstur kenyal yang khas

Alasan utama bagel harus direbus adalah untuk membentuk teksturnya yang kenyal dan padat. Saat adonan bagel direbus, lapisan luar adonan langsung mengeras sehingga mengunci struktur di bagian dalam.

Proses ini membuat bagel tidak mengembang berlebihan saat dipanggang, berbeda dengan roti biasa yang cenderung ringan dan berongga. Hasil akhirnya, bagel memiliki crumb yang rapat, chewy, dan padat yang jadi karakterisitik bagel itu sendiri.

2. Menghentikan proses fermentasi

ilustrasi bagel
ilustrasi bagel (unsplash.com/Dan Gold)

Perebusan juga berfungsi menghentikan fermentasi ragi pada adonan bagel. Ketika adonan masuk ke dalam air panas, aktivitas ragi langsung melambat bahkan berhenti.

Dengan begitu, ukuran bagel tetap terkontrol dan tidak mengembang terlalu besar saat dipanggang. Hal ini penting agar bagel mempertahankan bentuk bulatnya yang rapi serta tekstur padat yang konsisten.

3. Menciptakan kulit bagel yang mengilap

Air rebusan bagel biasanya ditambahkan bahan tertentu seperti gula, madu, atau malt. Kombinasi panas dan gula ini membantu membentuk lapisan luar bagel yang mengilap dan sedikit renyah setelah dipanggang.

Kulit inilah yang menjadi pembeda visual bagel dibanding roti lainnya, sekaligus memberi sensasi gigitan pertama yang khas. Renyah di luar, padat di dalam.

4. Membantu proses pencokelatan saat dipanggang

ilustrasi bagel
ilustrasi bagel (unsplash.com/Ryan DaRin)

Bagel yang sudah direbus akan lebih mudah mengalami proses pencokelatan atau browning saat dipanggang. Perebusan membuat pati di permukaan adonan mengalami gelatinisasi, sehingga saat terkena panas oven, reaksi Maillard berlangsung lebih optimal. Hasilnya, bagel memiliki warna cokelat keemasan yang merata dan aroma panggang yang menggugah selera.

5. Menjaga bentuk dan topping tetap menempel

Tahap perebusan juga membantu menjaga bentuk bagel agar tidak melebar saat dipanggang. Selain itu, kondisi permukaan adonan yang masih lembap setelah direbus membuat topping seperti wijen atau biji poppy lebih mudah menempel dan tidak mudah rontok.

Intinya, merebus bagel sebelum dipanggang merupakan teknik penting yang menentukan tekstur, rasa, dan tampilan akhirnya. Tanpa proses ini, bagel akan lebih menyerupai roti biasa dan kehilangan karakter kenyal serta kulit mengilap yang menjadi ciri khasnya.

Jadi, jika kamu ingin membuat bagel rumahan yang autentik ala bakery, jangan pernah melewatkan tahap perebusan ini. Meski sederhana, langkah ini punya peran besar dalam menghasilkan bagel yang sempurna.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febrianti Diah Kusumaningrum
EditorFebrianti Diah Kusumaningrum
Follow Us

Latest in Food

See More

Kenapa Cold Brew Lebih Mahal dari Es Kopi Biasa?

08 Jan 2026, 06:20 WIBFood
ilustrasi ikan

Mengapa Ikan Berbau Amis?

07 Jan 2026, 21:15 WIBFood