Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Menu Sahur khas Berbagai Negara Muslim, Bikin Semangat Berpuasa!

5 Menu Sahur khas Berbagai Negara Muslim, Bikin Semangat Berpuasa!
ilustrasi keema paratha (pexels.com/Snappr)

Indonesia tidak memiliki menu sahur yang bisa dikatakan makanan tertentu atau khusus. Pasalnya, rata-rata penduduk Indonesia sahur dengan menikmati nasi beserta lauk pilihan. Karena nasi mengandung karbohidrat tinggi, tentunya itu dirasa membuat perut merasa kenyang dan memberi energi selama menjalankan ibadah puasa.

Lain hal dengan negara muslim berikut ini, memang nasi dan lauk menjadi santapan sahur mereka namun terdapat menu sahur yang bisa dikatakan khas dari negara tersebut. Apa saja, ya?

1. Ful medames

ilustrasi ful medames
ilustrasi ful medames (commons.wikimedia.org/Zachbe)

Saat Ramadan tiba, menu sarapan tradisional orang Mesir dan Timur Tengah ini bergeser menjadi menu sahur, lho. Ya, ful medames adalah menu sahur khas kedua wilayah tersebut. Makanan yang cukup mengganjal perut dari rasa lapar ini dibuat dari kacang fava rebus yang dihaluskan.

Penampakannya mirip dengan bubur, ful medames memiliki rasa rempah yang kuat dan sedikit asam. Menu sahur ini biasanya disantap dengan irisan telur rebus, roti, hingga tomat, lho. Menu sahur sederhana tapi bergizi!

2. Menemen

ilustrasi menemen
ilustrasi menemen (commons.wikimedia.org/E4024)

Menu sahur orang Turki juga bisa dikatakan simple sekali. Selain sucuk yang tak lain adalah sosis sapi berbumbu pedas yang digoreng bersama telur. Ada menemen yang sering jadi pilihan sahur orang Turki.

Menemen sendiri semacam telur orak-arik yang dicampur dengan sayuran segar seperti irisan paprika dan tomat merah. Meski sederhana, menemen memiliki rasa kaya akan rempah. Orang Turki sering menikmatinya bersama roti simit atau roti gandum.

3. Keema paratha

ilustrasi keema paratha
ilustrasi keema paratha (pexels.com/Milton Das )

Orang Asia Selatan seperti India, Bangladesh, dan Pakistan juga sama seperti kita menyantap nasi. Namun untuk sahur, kebanyakan dari mereka lebih memilih utnuk mengonsumsi keema paratha.

Walaupun hanya semacam roti pipih, keema paratha cukup mengenyangkan. Sebab, roti pipih khas Asia Selatan ini pada umumnya memiliki isian daging cincang berbumbu rempah. Di mana daging merah adalah sumber protein yang dibutuhkan oleh tubuh yang sifatnya memberi rasa kenyang lama.

4. Mesfouf

ilustrasi mesfouf
ilustrasi mesfouf (commons.wikimedia.org/Yamen)

Negara muslim di Afrika seperti Tunisia, Maroko, hingga Aljazair menambatkan menu sahur mereka dengan seporsi mesfouf. Mesfouf sendiri dibuat dari couscous, semacam makanan pokok khas Afrika Utara yang bentuknya berupa butiran kecil dibuat dari tepung semolina gandum durum.

Biasanya mesfouf dikukus dengan mentega, kismis, serta kacang-kacangan. Tak serta merta dimakan begitu saja. Mesfouf disajikan dengan segelas susu atau yogurt.

5. Bubur lambuk

ilustrasi bubur
ilustrasi bubur (pexels.com/FOX ^.ᆽ.^= ∫)

Negara muslim di Kawasan Asia Tenggara selain Indonesia yaitu Malaysia dan Brunei memiliki santapan sahur khas selain nasi lemak. Makanan sahur tersebut tak lain adalah bubur lambuk.

Supaya praktis dan tidak bikin ribet saat sahur, biasanya para Ibu di kedua negara tersebut, menyiapkan bubur dari semalam atau setelah salat tarawih. Bubur lambuk sendiri semacam bubur nasi yang dimasak dengan rempah-rempah serta daging. Rasanya cukup gurih dan nikmat banget jadi santapan sahur yang menghangatkan, lho.

Menu sahur khas negara-negara muslim tadi semakin menguatkan anggapan jika Ramadan identik dengan makanannya yang khas. Setiap negara pun memiliki menu sahur versi masing-masing yang pastinya gak cuma menawarkan rasa kenyang saja, tapi kuat sebagai tradisi Ramadan setiap setahun sekali.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy
Follow Us

Latest in Food

See More

Menu Buka Puasa Sehat Versi Ade Rai: Hindari Manis-manis!

23 Feb 2026, 12:30 WIBFood