Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Perbedaan Kopi Susu dan Cappucino, Sekilas Serupa tapi Tak Sama

Perbedaan Kopi Susu dan Cappucino, Sekilas Serupa tapi Tak Sama
ilustrasi segelas kopi susu (unsplash.com/Esra Afsar)

Kopi susu dan cappucino jadi minuman populer di banyak kafe. Bagi penikmat kopi, pasti tahu perbedaan di antara keduanya. Namun jika kamu kebetulan bukan penggemar kopi, segelas kopi susu dan secangkir cappucino mungkin terdengar gak jauh berbeda. Toh keduanya sama-sama terbuat dari campuran kopi dan susu.

Memang betul bahwa baik cappucino maupun kopi susu terbuat dari bahan yang sama. Namun sebetulnya kedua minuman ini memiliki sejumlah perbedaan. Berikut perbedaan kopi susu dan cappucino yang perlu kamu ketahui!

1. Cappucino lebih sering disajikan saat sarapan, sementara kopi susu bisa dinikmati kapan aja

ilustrasi secangkir cappucino
ilustrasi secangkir cappucino (unsplash.com/Dan Smedley)

Cappucino merupakan kopi asal Italia yang sangat populer di banyak negara, termasuk di Indonesia. Di negara asalnya, kopi ini hanya tersedia saat pagi hari dan memang disajikan untuk menemani momen sarapan. Cappucino pertama kali populer di era Perang Dunia I. Cappucino sendiri terdiri dari kopi espresso yang berada di lapisan pertama cangkir, susu di lapisan kedua, diikuti dengan lapisan milk foam tebal di lapisan ketiga yang juga menjadi ciri khas minuman ini.

Sedangkan kopi susu adalah minuman sederhana yang terbuat dari campuran kopi dan susu hangat. Berbeda dengan cappucino, kopi susu atau yang juga biasa disebut sebagai caffè latte dalam bahasa Italia ini gak memiliki waktu penyajian yang spesifik. Kamu bisa menikmati secangkir kopi susu yang hangat kapan saja, termasuk setelah lewat jam sarapan.

2. Cappucino memiliki proses pembuatan yang sedikit lebih rumit

ilustrasi proses pembuatan cappucino
ilustrasi proses pembuatan cappucino (unsplash.com/Proses pembuatan cappucino)

Meski cappucino dan kopi susu terbuat dari bahan yang sama, tetapi proses pembuatan keduanya sangat berbeda. Kopi susu biasanya dibuat dengan metode tetes atau French press dengan perbandingan kopi dan susu 1:1.

Sedangkan cappucino terbuat dari satu atau dua shot espresso yang kental dan pekat dengan rasa kuat. Kopi kemudian dicampur susu dengan takaran 75 persen kopi dan 25 persen susu, plus foam di atasnya yang juga terbuat dari susu. Selain takaran antara kopi dan susu yang berbeda, cappucino juga biasanya disajikan dengan hiasan desain menarik dari susu yang dikenal dengan istilah latte art. Gak jarang cappucino juga diberi tambahan bubuk cokelat di atasnya untuk membuat penampilannya semakin menarik.

3. Berbeda dengan kopi susu yang ringan, cappucino memiliki rasa yang lebih kuat

ilustrasi minum secangkir kopi susu
ilustrasi minum secangkir kopi susu (unsplash.com/Adelin Preda)

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, metode dan takaran kopi dan susu pada kedua minuman ini sangat berbeda. Nah karena proses pembuatannya berbeda, maka gak heran jika kopi susu dan cappucino menawarkan rasa dan sensasi yang berbeda saat diminum. Kopi susu memiliki tekstur halus, rasanya seimbang antara kopi yang sedikit pahit dan susu yang lembut. Buat kamu yang gak suka kopi dengan rasa kuat, maka kopi susu adalah pilihan yang tepat.

Sedangkan untuk cappucino, metode yang digunakan menghasilkan kopi kental dengan cita rasa yang kuat. Ditambah lagi, cappucino juga biasanya menggunakan susu full fat, baik untuk lapisan kedua maupun untuk membuat milk foam. Susu full fat ditambahkan untuk memberikan tekstur creamy pada minuman, juga karena susu full fat menghasilkan foam yang bagus untuk lapisan atas cappucino. Kamu yang gak keberatan dengan rasa kopi yang kuat, tapi masih ingin merasakan sensasi creamy dari susu, cappucino bisa jadi pilihan yang ideal.

Kopi susu dan cappucino memang berasal dari bahan yang sama. Namun semua kembali ke selera masing-masing. Cappucino biasanya lebih umum disajikan di cafe-cafe atau restoran, sedangkan untuk kopi susu, karena cara buatnya tinggal campur-campur saja, kamu bisa buat minuman ini sendiri di rumah!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febrianti Diah Kusumaningrum
EditorFebrianti Diah Kusumaningrum
Follow Us

Related Articles

See More

5 Tips Memasak Ayam Songkem, Dagingnya Lembut dan Bumbu Meresap

01 Mei 2026, 14:12 WIBFood