Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Tips Menyimpan Cold Brew agar Tetap Segar hingga 7 Hari

ilustrasi cold brew
ilustrasi cold brew (freepik.com/jcomp)
Intinya sih...
  • Gunakan wadah kaca yang tertutup rapat untuk menjaga kesegaran cold brew hingga 7 hari
  • Simpan cold brew di kulkas dengan suhu stabil agar rasa kopi tetap terjaga dan tidak cepat berubah
  • Jangan campur dengan gula atau susu sejak awal, gunakan air dan biji kopi berkualitas untuk hasil cold brew yang lebih tahan lama
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Cold brew jadi kopi pilihan favorit banyak orang karena rasanya yang smooth dan rendah asam. Sayangnya, rasa nikmat ini bisa cepat berubah kalau cara menyimpannya kurang tepat. Kalau kamu sering bikin cold brew sendiri di rumah, artikel ini wajib banget kamu simak sampai selesai.

Bayangkan punya stok cold brew yang tetap segar, aromanya terjaga, dan rasanya konsisten hingga seminggu. Dengan teknik penyimpanan yang benar, hal itu bukan cuma mimpi. Yuk, coba ikuti tips menyimpan cold brew agar tetap segar hingga seminggu berikut inI!

1. Gunakan wadah kaca yang tertutup rapat

ilustrasi wadah kaca
ilustrasi wadah kaca (pixabay.com/ha11ok)

Wadah kaca adalah pilihan terbaik untuk menyimpan cold brew agar tetap fresh. Kaca tidak menyerap aroma dan tidak bereaksi dengan kopi, sehingga rasa asli cold brew tetap terjaga. Pastikan wadah memiliki penutup yang rapat agar udara tidak mudah masuk.

Udara adalah musuh utama kesegaran cold brew. Semakin sering kopi terpapar oksigen, rasanya akan cepat berubah menjadi pahit dan flat. Dengan wadah tertutup rapat, kualitas cold brew bisa bertahan lebih lama hingga 7 hari.

2. Simpan cold brew di kulkas dengan suhu stabil

ilustrasi kulkas
ilustrasi kulkas (pexels.com/Max Vakhtbovycn)

Cold brew sebaiknya selalu disimpan di dalam kulkas, bukan di suhu ruang. Suhu dingin membantu memperlambat proses oksidasi yang bisa merusak rasa kopi. Idealnya, simpan cold brew di rak tengah kulkas agar suhunya stabil.

Hindari menyimpan cold brew di pintu kulkas, karena suhunya sering berubah. Perubahan suhu yang terlalu sering bisa memengaruhi kesegaran dan aroma kopi. Semakin stabil suhu penyimpanan, semakin lama cold brew tetap nikmat.

3. Jangan campur dengan gula atau susu sejak awal

ilustrasi susu hangat
ilustrasi susu hangat (pixabay.com/Couleur)

Menyimpan cold brew dalam kondisi murni tanpa tambahan apa pun adalah langkah cerdas. Gula dan susu bisa mempercepat proses fermentasi dan membuat cold brew lebih cepat basi. Sebaiknya, tambahkan gula atau susu hanya saat akan disajikan.

Cold brew murni cenderung lebih tahan lama karena minim risiko kontaminasi. Selain itu, kamu juga bisa lebih fleksibel dalam mengatur rasa setiap kali minum. Cara ini membuat cold brew tetap aman dan fresh hingga beberapa hari ke depan.

4. Gunakan air dan biji kopi berkualitas

ilustrasi biji kopi
ilustrasi biji kopi (pixabay.com/Christoph)

Kualitas bahan sangat berpengaruh pada daya tahan cold brew. Gunakan air matang atau air mineral yang bersih agar tidak ada rasa aneh yang muncul. Pilih biji kopi segar dan giling kasar untuk hasil cold brew yang lebih stabil.

Biji kopi yang sudah lama atau tengik bisa membuat cold brew cepat berubah rasa. Selain itu, gilingan yang terlalu halus dapat mempercepat oksidasi. Dengan bahan berkualitas, cold brew akan lebih awet dan tetap enak diminum.

5. Hindari mengambil cold brew langsung dari wadah utama

ilustrasi cold brew peach tea
ilustrasi cold brew peach tea (pixabay.com/KIMDAEJEUNG)

Setiap kali wadah cold brew dibuka, udara akan masuk dan memengaruhi kesegarannya. Sebaiknya, tuang cold brew secukupnya ke gelas lain, bukan diminum langsung dari wadah penyimpanan. Cara ini membantu menjaga kualitas cold brew lebih lama.

Gunakan sendok atau gelas yang bersih setiap kali menuang. Kontaminasi dari alat yang kotor bisa membuat cold brew cepat rusak. Kebiasaan kecil ini punya dampak besar pada rasa dan daya simpan kopi.

Dengan penyimpanan yang tepat, cold brew bisa jadi teman setia untuk pagi yang sibuk atau sore santai. Tinggal ambil dari kulkas, tuang ke gelas favorit, dan nikmati rasanya yang tetap konsisten setiap hari. Jadi, siap stok cold brew tanpa khawatir rasa berubah?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Naufal Al Rahman
EditorNaufal Al Rahman
Follow Us

Latest in Food

See More

Resep Brownies Cookies Tanpa Oven dan Mikser ala Anak Kos

12 Jan 2026, 19:19 WIBFood