Potret Pasar Gede, Solo (pexels.com/Andri Wijayanto)
Salah satu rangkaian utama WIG 2026 adalah media dan KOL Trip yang mengajak jurnalis internasional, penulis kuliner, dan kreator konten menjelajahi kekayaan gastronomi di Solo dan Yogyakarta.
Perjalanan dimulai di Solo melalui opening dinner yang berlangsung di Pura Mangkunegaran pada 26 September 2026. Berlangsung di lingkungan salah satu bangunan bersejarah di Jawa, acara ini memadukan suasana tradisi keraton dengan sajian kuliner yang dikemas secara lebih modern.
Eksplorasi kemudian berlanjut ke Kampung Laweyan, kawasan yang telah lama dikenal sebagai salah satu sentra batik di Solo. Dari sini, peserta diajak menyaksikan bagaimana budaya dan kehidupan masyarakat lokal saling berkaitan dengan perkembangan kuliner di daerah tersebut.
Perjalanan dilanjutkan ke Pasar Gede, salah satu pasar tradisional yang menjadi bagian penting dari kehidupan warga Solo. Beragam rempah, sayuran, hasil bumi, dan makanan tradisional yang dijajakan di pasar memberikan gambaran mengenai bahan-bahan yang menjadi dasar berbagai hidangan khas Jawa.
Dari pasar tradisional hingga produsen artisan, peserta dapat melihat secara langsung perjalanan bahan pangan sebelum akhirnya diolah menjadi hidangan yang tersaji di meja makan.
Eksplorasi gastronomi kemudian berlanjut ke Yogyakarta. Di kota ini, peserta akan menikmati berbagai pengalaman yang mempertemukan kuliner dengan warisan budaya, termasuk santap hidangan tradisional Jawa di Bumi Bhuvana, kunjungan ke Ambarrukmo Heritage Complex dan Pasar Beringharjo, hingga pengalaman artisan cheese tasting di Mazaraat Artisan Cheese bersama Jamie Najmi dan Nieta.
Rangkaian tersebut ditutup dengan Cultural Dinner di Candi Prambanan pada 1 Oktober 2026. Berlangsung di salah satu situs warisan dunia UNESCO, acara ini menjadi salah satu momen utama WIG 2026 dengan memadukan hidangan, pertunjukan budaya, dan kemegahan sejarah dalam satu pengalaman.