Pernah melihat kata entrée di menu restoran, lalu bingung harus mengartikannya sebagai hidangan pembuka atau makanan utama? Kebingungan itu wajar, karena istilah ini memang tidak selalu merujuk pada bagian menu yang sama.
Apa Itu Entrée dan Kenapa Artinya Berbeda di Tiap Negara?

- Dalam tradisi Prancis, entrée disajikan setelah hidangan pembuka dan sebelum hidangan utama, biasanya dalam porsi lebih kecil serta dapat berupa daging, ikan, sayuran, atau telur.
- Di restoran Amerika Serikat, entrée berarti makanan utama berukuran terbesar, seperti steak, ayam panggang, pasta, atau ikan, dan umumnya tercantum setelah appetizer.
- Arti entrée bergantung pada susunan menu restoran; Australia dan Selandia Baru cenderung memakainya untuk hidangan sebelum utama, sehingga posisi menu perlu diperhatikan.
Di Prancis, entrée memiliki posisi tertentu dalam susunan hidangan, sedangkan restoran di Amerika Serikat menggunakan istilah tersebut untuk makanan utama. Supaya tidak salah membayangkan hidangannya, kenali arti entrée lewat cara penyajiannya, yuk!
1. Entrée merupakan bagian dari rangkaian hidangan

ilustrasi entrée (commons.wikimedia.org/Manne Stenros) Dalam tradisi makan Prancis, entrée bukan sekadar nama untuk satu jenis makanan. Istilah ini merujuk pada hidangan yang disajikan setelah hidangan pembuka dan sebelum hidangan utama. Karena berada di tengah rangkaian menu, entrée bisa berisi berbagai macam makanan, termasuk olahan daging, ikan, sayuran, atau telur.
Pada jamuan dengan beberapa hidangan, posisi entrée membuat makanan ini biasanya memiliki porsi yang lebih kecil daripada hidangan utama. Misalnya, olahan daging atau ikan dapat disajikan terlebih dahulu sebelum hidangan utama berikutnya. Jadi, kalau menemukan entrée pada menu hidangan Prancis, jangan langsung menganggapnya sebagai makanan utama.
2. Di Amerika Serikat, steak bisa disebut entrée

ilustrasi entrée (commons.wikimedia.org/Acabashi) Makna entrée berubah ketika istilah ini digunakan dalam budaya makan Amerika Serikat. Di restoran Amerika, entrée justru merujuk pada makanan utama yang menjadi bagian terbesar dari satu kali makan. Steak, ayam panggang, pasta, ikan, atau hidangan utama lainnya bisa masuk ke bagian ini.
Karena itu, istilah entrée pada menu restoran Amerika biasanya berada setelah bagian appetizer atau hidangan pembuka. Kalau kamu memesan steak entrée, misalnya, yang datang bukan porsi kecil sebelum makanan utama, melainkan hidangan yang memang menjadi menu utama. Penggunaan seperti inilah yang membuat arti entrée terasa bertolak belakang dengan pemakaian tradisionalnya di Prancis.
3. Contoh hidangannya bisa berbeda sesuai susunan menu

ilustrasi entrée (commons.wikimedia.org/Gerda Arendt) Perbedaan penggunaan entrée tidak berarti ada daftar makanan tertentu yang secara mutlak disebut entrée. Satu makanan bisa masuk kategori berbeda tergantung pada bagaimana restoran menyusun menunya. Olahan daging yang menjadi entrée dalam sebuah jamuan Prancis, misalnya, belum tentu menjadi hidangan utama, sementara steak yang ditempatkan di bagian entrée pada menu Amerika memang menjadi makanan utama.
Hal serupa bisa dilihat di restoran di Australia dan Selandia Baru yang cenderung menggunakan entrée untuk hidangan sebelum makanan utama. Karena itu, saat menemukan istilah ini di menu, perhatikan juga bagian lain, seperti appetizer, main course, atau dessert. Dari susunan tersebut, posisi makanan biasanya jauh lebih mudah dipahami daripada hanya mengandalkan arti kata entrée.
Kalau menemukan entrée di menu restoran, lihat juga makanan apa saja yang berada di sekitarnya. Dari situ biasanya lebih mudah untuk mengetahui apakah restoran tersebut sedang menggunakan istilah entrée untuk hidangan pembuka atau makanan utama. Hal kecil seperti ini cukup membantu, terutama ketika kamu sedang memilih menu dengan istilah yang belum familier.




















