Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Cara Menyusun Makanan dalam Kotak Bekal Tanpa Sekat, Rapi!

5 Cara Menyusun Makanan dalam Kotak Bekal Tanpa Sekat, Rapi!
ilustrasi bekal tanpa sekat (magnific.com/freepik)
Share Article

Kotak bekal memiliki beragam bentuk dan ukuran yang dapat disesuaikan berdasarkan siapa yang membawa makanan tersebut. Selain ramai dengan kotak bekal bersekat, adapula yang mengoleksi wadah makan tanpa sekat di rumah.

Dalam pemakaiannya sendiri, kotak bekal tanpa sekat tidak memerlukan perlakuan khusus. Namun bila ingin menyusun makanan tetap rapi dan tidak tercampur pakai wadah ini, ada lima catatan dalam menyusun makanan dalam kotak bekal tanpa sekat yang perlu diperhatikan. Yuk, simak!

1. Padatkan nasi dengan lembut agar tidak mudah bergoncang

Sepiring nasi putih hangat tersaji di atas piring berwarna oranye dengan latar meja bertekstur gelap.
ilustrasi sepiring nasi putih (freepik.com/KamranAydinov)

Nasi merupakan karbohidrat populer dalam bekal. Kalau kamu menyertakan bahan ini sebagai isian, maka jangan lupa dimasukkan paling awal dan dipadatkan dengan lembut agar nasi tidak mudah bergoncang sehingga merusak penampilan bekal.

Biar mudah dilakukan, kamu bisa padatkan nasi sewaktu masih hangat. Bisa bentuk kotak dalam bekal sampai dijadikan nasi kepal. Lalu biarkan dingin dalam kondisi terbuka supaya tidak ada kelembapan yang membuat bekal cepat basi.

2. Letakkan lauk yang lebih besar atau berat terlebih dahulu

Beberapa potong ayam goreng crispy berwarna keemasan tersaji di atas piring kayu bundar dengan tekstur renyah menggugah selera.
ilustrasi ayam goreng crispy (vecteezy.com/Witsanu Patipatamak)

Selanjutnya adalah meletakkan lauk atau protein yang lebih besar dan berat terlebih dahulu setelah nasi. Soalnya adonan tersebut lebih kokoh dan bisa menjaga bentuk bekal supaya tidak mudah berantakan.

Pastikan lauk ditata cukup rapat agar tidak ada celah dalam kotak bekal tersebut. Kemudian gunakan sisa ruang yang ada untuk menaruh lauk lebih sedang atau, biar tidak perlu saling menumpuk.

3. Gunakan celah pada kotak bekal untuk menaruh bahan berukuran kecil

Sekumpulan tomat ceri merah segar dengan tangkai hijau di dalam keranjang anyaman berwarna cokelat.
ilustrasi tomat ceri (pixabay.com/Sharon Ang)

Bila dalam bekal ada celah yang membuat isiannya gampang bergerak sewaktu berguncang, maka sebaiknya tutup ruang tersebut menggunakan bahan berukuran kecil. Kamu bisa selipkan beberapa bahan yang dipotong kecil ataupun sayur-mayur segar.

Contoh bahan yang cocok dipakai sebagai "pengganjal" sekaligus pelengkap bekal adalah tomat ceri, telur puyuh kupas, sosis potong goreng, brokoli, dan seterusnya. Perpaduan ini juga sukses bikin bekal semakin berwarna, lho.

4. Tambahkan pembatas alami atau cup silikon sebagai pemisah

Tumpukan daun selada hijau segar dengan tekstur keriting dan warna hijau cerah di atas latar putih bersih.
ilustrasi daun selada (pixabay.com/Robert Owen-Wahl)

Kemudian kamu juga bisa sertakan pembatas alami untuk memisahkan macam-macam menu dalam bekal. Kamu bisa gunakan pembatas alami seperti nori, daun selada, daun shiso, dan sejenisnya untuk memisahkan lauk-pauk bersama nasi agar tidak saling menempel.

Sedangkan kalau lauknya agak basah, kamu bisa tempatkan dalam cup silikon agar tidak bikin lauk kering jadi lembek. Cup ini juga fleksibel, bisa mengikuti sisa ruang yang ada dalam kotak bekal tersebut supaya tidak memakan tempat.

5. Pisahkan makanan berkuah agar bekal tidak mudah lembek dan bocor

Semangkuk sup ayam hangat berisi potongan ayam, nasi, kentang, dan taburan daun seledri di atas meja makan.
ilustrasi sup ayam (pixabay.com/Mao Soria)

Kalau kamu membawa makanan berkuah seperti sup, soto, stew, dan sejenisnya, maka bahan tersebut bisa dipisahkan dulu dalam wadah yang lebih kecil ataupun menggunakan plastik food grade. Pemisahan ini dilakukan agar makanan di dalam bekal tidak keburu benyek atau basi sebelum dimakan.

Jangan lupa simpan di tempat yang aman agar tidak gampang bocor. Kemudian sesaat sebelum dimakan, makanan berkuah bisa kamu campur ke dalam kotak bekal biar rasanya semakin menyatu tanpa khawatir hidangan lembek atau basi.

Kalau mau menyusun makanan dalam wadah bekal tanpa sekat, kamu bisa mulai dengan meletakkan nasi dan lauk yang besar. Disusul lauk lebih kecil dan juga "pengganjal" supaya tidak mudah berantakan. Dengan begitu, bekal jadi lebih rapi dan aman dibawa pergi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You

5 Tips Memilih Kotak Bekal Anak yang Aman dan Tahan Lama

21 Agu 2025, 23:32 WIBLife
Topics
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy

Related Articles

See More