Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Perbedaan Taco dan Quesadilla, Mana yang Kamu Suka?

5 Perbedaan Taco dan Quesadilla, Mana yang Kamu Suka?
foto taco dalam piring (unsplash.com/Tai's Captures)
Intinya Sih
  • Taco dan quesadilla sama-sama berasal dari budaya kuliner Meksiko, tapi memiliki sejarah berbeda; quesadilla berakar dari pengaruh keju Spanyol, sedangkan taco muncul di kalangan pekerja tambang abad ke-18.

  • Quesadilla wajib berisi keju dengan tambahan ayam atau kacang hitam, sementara taco lebih variatif dengan isian daging sapi, ayam, babi, atau seafood serta sayuran segar dan jeruk nipis.

  • Taco umumnya memakai tortilla jagung berbentuk setengah lingkaran yang dimakan langsung, sedangkan quesadilla menggunakan tortilla terigu pipih seperti pizza dengan guacamole sebagai pendamping.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Meksiko merupakan salah satu negara dengan aneka streetfood-nya yang mendunia. Makanan ala meksiko dikenal dengan cita rasanya yang pedas serta banyaknya penggunaan kombinasi daging dan sayuran.

Taco dan quesadilla adalah dua contoh hidangan meksiko yang banyak dijumpai di aneka restoran meksiko. By the way, kamu sudah tahu belum perbedaan antara taco dan quesadilla? Yuk, simak perbedaan lengkap antara keduanya di artikel ini!

1. Asal penamaan

foto quesadilla dengan salad
foto quesadilla dengan salad (pixabay.com/Joselo Hernandez)

Taco dan quesadilla sebenarnya sama-sama berawal dari kebudayaan masyarakat pribumi Meksiko. Saat itu, masyarakat Aztek dan Maya punya kebiasaan mengonsumsi flat bread dari tepung jagung yang diisi dengan aneka daging dan sayur. Akan tetapi, taco dan quesadilla memiliki kisah sejarah yang sedikit berbeda.

Quesadilla diambil dari kata "queso" yang dalam bahasa Spanyol bermakna keju. Penjajah Spanyol saat itu membawa budaya konsumsi keju di tengah masyarakat Aztek dan Maya. Lambat laun, keju menjadi isian penting dalam pembuatan quesadilla.

Sementara itu, kata "taco" baru muncul di abad 18, tepatnya di tengah kalangan pekerja tambang perak. Taco digunakan untuk menyebut makanan para pekerja tambang yang terbuat dari tortilla jagung dengan isian pedas.

2. Bahan isian

foto shrimp taco
foto shrimp taco (unsplash.com/Daniel Arrola)

Sesuai namanya, quesadilla sudah pasti diisi dengan potongan keju. Karena harus ada isian keju, kunci kesuksesan rasa quesadilla terletak pada pemilihan kombinasi bahan yang tepat agar cita rasa keju tidak terkalahkan dengan isian lainnya.

Jenis protein yang biasanya ditemukan di dalam quesadilla adalah suwiran ayam atau kacang kedelai hitam. Sementara itu, untuk memperkaya tekstur dan rasa, kombinasi potongan bawang bombai, paprika, dan cilantro kerap dipilih sebagai sayuran isian quesadilla.

Berbeda dengan quesadilla, pemilihan kombinasi bahan isian taco biasanya lebih variatif. Kamu bisa menemukan ragam jenis taco dengan berbagai isian protein seperti daging sapi, ayam, babi, ataupun seafood. Terlepas apapun isian protein-nya, taco otentik versi Meksiko biasanya terdiri dari bahan-bahan isian seperti bawang bombai, cilantro, tomat, alpukat, lobak, irisan cabai dan perasan jeruk nipis.

3. Jenis tortilla

foto chicken quesadilla
foto chicken quesadilla (pixabay.com/Nidhin KS)

Sebelum kedatangan bangsa Spanyol, masyarakat pribumi Meksiko hanya mengenal satu jenis tortilla yang terbuat dari tepung jagung. Namun saat ini, kita mengenal ada dua jenis tortilla berdasarkan bahan pembuatannya yaitu tortilla terigu dan tortilla jagung.

Secara keseluruhan, proses pembuatan taco lebih sering menggunakan tortilla jagung, terutama di wilayah tengah dan selatan dari Meksiko. Adapun tortilla terigu lebih banyak ditemukan di kawasan Meksiko bagian utara.

Berbeda dengan taco, quesadilla lebih sering menggunakan tortilla terigu. Tortilla jagung memiliki tekstur lebih kaku dibandingkan tortilla terigu sehingga akan lebih rawan rusak saat dilipat.

4. Cara memasak

foto quesadilla
foto quesadilla (unsplash.com/Lottie Griffiths)

Pembuatan quesadilla dimulai dari memasak bahan-bahan isian. Bahan isian yang sudah matang lalu dimasukkan bersama potongan keju ke dalam tortilla terigu. Proses memasak quesadilla dilanjutkan sampai warnanya berubah kecokelatan, kejunya sudah meleleh, dan teksturnya tampak renyah.

Untuk membuat taco, seluruh bahan isian harus sudah dimasak terlebih dahulu, temasuk menghangatkan tortilla dengan oven atau penggorengan. Tortilla dan bahan isian yang sudah matang kemudian bisa disusun dan ditata untuk menjadi satu kesatuan hidangan taco.

5. Cara penyajian

ilustrasi memegang taco
ilustrasi memegang taco (unsplash.com/Fernando Andrade)

Taco dapat dikenali dari bentuk setengah lingkaran saat disajikan. Sementara itu, quesadilla memiliki bentuk pipih layaknya pizza. Karena itu, quesadilla umumnya dimakan dengan sendok, tidak seperti taco yang langsung menggunakan tangan.

Meskipun taco dengan tekstur tortilla yang renyah terdengar lebih familiar, hal ini rupanya tidak berlaku di Meksiko. Masyarakat Meksiko sebenarnya lebih sering menikmati taco dengan tekstur tortilla yang lebih lembut.

Guacamole lebih kerap ditemukan sebagai side-dish quesadilla, berbeda dengan taco yang sering menggunakan potongan alpukat. Akan tetapi, baik quesadilla ataupun taco, sama-sama cocok disajikan dengan pico de gallo untuk menambah cita rasa pedas dan sedikit asam.

Secara keseluruhan, perbedaan utama quesadilla dan taco terletak pada bahan isian dan jenis tortilla. Dibandingkan taco, quesadilla memiliki rasa dan kombinasi tekstur makanan yang lebih simpel. Kalau kamu, kira-kira lebih suka taco atau quesadilla?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hella Pristiwa
EditorHella Pristiwa
Follow Us

Latest in Food

See More