Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Teh Tubruk Boleh Diseduh Berapa Kali?
Potret teh tubruk (unsplash.com/Tamara Schipchinskaya)

Bagi para pencinta teh, menyeduh secangkir teh tubruk merupakan sebuah ritual yang tak boleh dilewatkan. Berbeda dengan teh celup yang praktis, teh tubruk ini masih berupa teh kering yang harus "dimekarkan" dengan air panas. Rasanya juga cenderung masih asli, aromanya harum dan khas, serta warnanya lebih pekat.

Tak sedikit orang yang sayang untuk langsung membuang ampas tehnya dan memilih untuk menyimpannya, agar bisa diseduh kembali di waktu minum teh berikutnya. Pertanyaannya: sebenarnya teh tubruk boleh diseduh berapa kali, supaya cita rasa dan kandungan antioksidannya tetap optimal? Apakah menyeduh ulang ampas teh tubruk aman bagi kesehatan, atau justru sebaliknya?

Untuk itu, simak ulasan lengkap mengenai batas aman menyeduh teh tubruk di bawah ini, agar momen ngeteh kamu tetap nikmat dan menyehatkan!

Teh tubruk boleh diseduh beberapa kali tergantung jenisnya

Potret menyeduh teh tubruk (pexels.com/NIKOLAY OSMACHKO)

Melansir informasi dari panduan resmi UK Tea dan Infusions Association dan Artful Tea, teh tubruk berkualitas tinggi (loose leaf tea) umumnya jauh lebih "kuat" jika dibandingkan teh celup yang rata-rata hanya bisa untuk 1-2 kali seduh.

Daun teh ini memiliki ukuran yang lebih utuh dan besar, sehingga proses pelepasan atau ekstraki rasa, aroma, dan zat antioksidannya berjalan lebih lambat atau bertahap. Secara umum, teh tubruk cenderung aman dan boleh diseduh berkali-kali.

Seduhan pertama bertujuan untuk membuka atau memekarkan daun-daun tehnya. Hasil seduhan tersebut biasanya dibuang. Pada seduhan kedua, rasa sepat dan aroma teh biasanya akan keluar secara maksimal.

Jumlah maksimal seduhan berbeda untuk setiap jenis teh. Teh oolong dan teh pu erh dapat diseduh hingga 5-10 kali tanpa kehilangan rasa, bahkan menjadi lebih lembut dan lebih beraroma bunga seiring waktu. Sementara itu, teh hijau Jepang atau sencha dapat diseduh 2-3 kali sebelum kehilangan rasa rumputnya yang khas dan teh hitam atau black tea bisa 1-2 kali seduhan.

Syarat aman menyeduh ulang ampas teh tubruk

Potret teh tubruk (unsplash.com/ Ema Grec)

Meski daun teh tubruk bisa diseduh beberapa kali, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan. Daun teh yang sudah basah sebaiknya tidak dibiarkan terlalu lama di suhu ruang. Karena hal tersebut bisa menjadi media perkembangbiakan bakteri. Jika sudah terlanjur terkontaminasi dan diminum, perut bisa sakit hingga mengalami diare.

Ampas teh tubruk yang sudah diseduh 1-2 kali bisa disimpan di dalam gelas dan di suhu ruang maksimal 2-3 jam setelah seduhan pertama. Jika kamu berencana menyeduhnya lagi dalam waktu agak lama (misal untuk sore hari), tiriskan ampas teh dari airnya, masukkan ke dalam wadah kedap udara yang bersih, lalu simpan di dalam kulkas. Suhu dingin kulkas akan menghambat pertumbuhan bakteri.

Nah, sekarang kamu sudah tahu bahwa teh tubruk dapat diseduh beberapa kali, tergantung dari jenis tehnya. Teh jenis apa kesukaanmu? Tulis di kolom komentar, ya!

Editorial Team

Related Article