Bagi para pencinta teh, menyeduh secangkir teh tubruk merupakan sebuah ritual yang tak boleh dilewatkan. Berbeda dengan teh celup yang praktis, teh tubruk ini masih berupa teh kering yang harus "dimekarkan" dengan air panas. Rasanya juga cenderung masih asli, aromanya harum dan khas, serta warnanya lebih pekat.
Tak sedikit orang yang sayang untuk langsung membuang ampas tehnya dan memilih untuk menyimpannya, agar bisa diseduh kembali di waktu minum teh berikutnya. Pertanyaannya: sebenarnya teh tubruk boleh diseduh berapa kali, supaya cita rasa dan kandungan antioksidannya tetap optimal? Apakah menyeduh ulang ampas teh tubruk aman bagi kesehatan, atau justru sebaliknya?
Untuk itu, simak ulasan lengkap mengenai batas aman menyeduh teh tubruk di bawah ini, agar momen ngeteh kamu tetap nikmat dan menyehatkan!
