5 Kunci Penting Menggoreng Tempura Sayur agar Crispy

- Sayur-mayur perlu dikeringkan sebelum dilapisi adonan tempura agar hasilnya lebih crispy.
- Taburi sayuran dengan sedikit tepung agar adonan menempel lebih baik dan hasilnya tahan lama.
- Ukur suhu minyak dengan termometer agar tidak terlalu dingin atau panas, gunakan minyak netral dan tambahkan sedikit minyak wijen untuk aroma.
Sebagai pencinta makanan asal Jepang, kamu pasti familier dengan tempura. Gorengan ini memiliki lapisan tepung ringan tapi crispy-nya gak main-main. Selain ditemukan di restoran Jepang, tempura juga bisa dimasak sendiri, lho.
Salah satu bahan ekonomis untuk mengolah penganan ini berasal dari sayur-mayur. Memasak tempura memang bukan perihal mudah, terutama kalau kamu pakai sayuran yang tekstur dan bentuknya berbeda.
Nah, selain memperhatikan racikan tepungnya, kamu pun bisa menerapkan lima kunci penting dalam menggoreng tempura sayur ini supaya hasilnya lebih crispy!
1. Keringkan sayur-mayur sebelum dilapisi adonan tempura

Tempura sayuran bisa dibuat dari berbagai bahan, seperti akar teratai, terong, daun shiso, kabocha, dan seterusnya. Untuk tekstur tempura lebih crispy, sayur-mayur yang dipakai perlu dikeringkan terlebih dahulu. Baik itu setelah dicuci ataupun direndam air.
Kelebihan air dari sayuran tersebut dapat mempengaruhi konsistensi tepung pelapis tempura. Salah-salah adonan bisa keenceran dan bikin susah menempel pada bahan gorengan tersebut. Hasilnya berisiko membuat tempura jadi lembek.
2. Taburi sayuran pakai sedikit tepung agar adonan menempel lebih baik

Walaupun sayuran sudah dikeringkan, kamu bisa menambah proteksi dengan menaburi irisan sayur pakai sedikit tepung. Gunanya supaya sisa air terserap maksimal dan membuat adonan pelapis tempura menempel maksimal.
Pastikan tepung ditabur tipis-tipis saja dan tidak dibiarkan menggumpal. Dengan cara ini, kamu akan memperoleh tempura sayuran yang crispy maksimal dan tahan lama.
3. Ukur suhu minyak dengan termometer agar tidak terlalu dingin atau panas
Suhu minyak memainkan peranan penting ketika ingin membuat tempura sayuran bertekstur renyah maksimal. Umumnya, suhu ideal menggoreng tempura ada di kisaran 160-180 derajat Celcius.
Minyak harus cukup panas agar adonan tempura jadi crispy. Kalau terlalu dingin, tempura bakalan lembek. Sementara jika minyaknya terlalu panas, maka adonan bakal cepat gosong.
Cara mudah mengukur suhu minyak adalah dengan menempatkan termometer di dalam wajan. Kalau minyak terlalu dingin, besarkan sedikit suhu api. Sedangkan kalau minyak terlalu panas, tambahkan minyak dingin.
4. Gunakan minyak netral dan tambahkan sedikit minyak wijen untuk aroma

Minyak yang digunakan untuk menggoreng tempura sayuran sebaiknya netral dan baru supaya tidak banyak mengubah rasa gorengan. Bakal lebih maksimal kalau titik asapnya tinggi, seperti minyak sayur atau kanola.
Melansir Just One Cookbook, setiap orang punya rahasia sendiri soal racikan minyak untuk tempura. Kalau mau memperoleh rasa yang kompleks dan aroma sedap, tambahkan sedikit minyak wijen berkualitas bagus ke wajan agar aroma nutty-nya terserap optimal ke dalam olahan tempura.
5. Goreng sayuran berdasarkan jenisnya agar matang sempurna

Jenis sayuran untuk tempura itu bermacam-macam, mulai dari bahan tebal dan tipis, keras dan lunak, tersedia dalam gorengan ini. Biar hasilnya crispy memuaskan, kenali dulu bahan yang mau kamu olah.
Goreng bahan berdasarkan jenisnya agar waktu memasaknya tepat. Biasanya bahan tebal butuh sekitar 4 menit untuk matang, sedangkan bahan paling tipis hanya perlu beberapa detik sebelum ditiriskan—contohnya daun shiso.
Menghasilkan tempura sayuran yang crispy dan lezat tetap butuh persiapan maksimal. Selain memperhatikan racikan tepung pelapisnya, sayuran ini perlu digoreng pakai persiapan yang tepat biar hasilnya sesuai bayangan.


















