Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Resep Italian Bread, Cocok buat Teman Makan Pasta atau Bikin Sandwich
ilustrasi italian bread (unsplash.com/Vicky Ng)
  • Italian bread dibuat dari tepung, air hangat, ragi, gula, garam, dan minyak zaitun; hasilnya berkulit renyah cokelat keemasan dengan bagian dalam lembut serta kenyal.
  • Adonan difermentasi dua kali, lalu dibentuk lonjong, digurat, dan dipanggang pada 190 derajat Celsius selama 30–35 menit dengan wadah air untuk menghasilkan uap.
  • Kunci keberhasilan meliputi penggunaan air hangat agar ragi aktif, penambahan tepung bertahap, pengulenan hingga elastis, serta waktu pengembangan yang cukup sebelum dipanggang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Italian bread adalah jenis roti klasik yang terbuat dari bahan-bahan sederhana seperti tepung terigu, air, ragi, garam, gula, dan minyak zaitun. Roti ini memiliki ciri khas berupa kulit luar yang renyah dan berwarna cokelat keemasan, serta bagian dalam yang lembut dan kenyal.

Roti Italia ini juga sangat serbaguna dan cocok disandingkan dengan berbagai hidangan favorit. Kamu bisa menikmatinya bersama pasta, sup hangat, atau minyak zaitun berbumbu, ataupun mengolahnya menjadi roti lapis (sandwich). Jangan skip, resepnya wajib dicoba!

Bahan Membuat Italian Bread

ilustrasi adonan italian bread (unsplash.com/Skyler Ewing)
  1. 480 ml air hangat, suhu sekitar 43 derajat Celsius

  2. 1 sdm gula pasir

  3. 1 sdm ragi kering aktif

  4. 660 gr tepung terigu serbaguna, bagi menjadi dua bagian

  5. 1½ sdt garam laut

  6. 2 sdm minyak zaitun

Cara Membuat Italian Bread

ilustrasi membuat italian bread (unsplash.com/Jana Ohajdova)
  1. Campurkan air hangat, gula, dan ragi di dalam mangkuk. Diamkan selama sekitar 10 menit hingga muncul buih.

  2. Tambahkan 360 gr tepung terigu, 1 sdm minyak zaitun, dan garam. Aduk rata, lalu tambahkan sisa 300 gr tepung secara bertahap sambil menguleni hingga adonan menjadi halus dan tidak lengket, sekitar 5 menit.

  3. Pindahkan adonan ke dalam mangkuk yang sudah diolesi sedikit minyak. Tutup dengan plastik pembungkus (plastic wrap) dan diamkan di tempat hangat selama sekitar 1 jam, atau hingga ukurannya mengembang dua kali lipat.

  4. Kempiskan adonan, pindahkan ke permukaan yang sudah ditaburi tepung, lalu bagi menjadi dua bagian.

  5. Bentuk masing-masing bagian menjadi bola, kemudian pipihkan dan gulung membentuk lonjong memanjang dengan ujung yang meruncing. Cubit bagian sambungan adonan hingga rapat agar tidak terbuka saat dipanggang.

  6. Letakkan kedua adonan di atas loyang yang telah dialasi kertas roti, dengan posisi sambungan menghadap ke bawah. Olesi dengan sisa 1 sdm minyak zaitun, tutup secara longgar, dan diamkan lagi selama 30–40 menit hingga mengembang.

  7. Setelah adonan didiamkan selama 20 menit, panaskan oven hingga suhu 190 derajat Celsius. Letakkan loyang kecil berisi air setinggi sekitar 1,3 cm di rak paling bawah oven untuk menghasilkan uap.

  8. Setelah adonan mengembang, buat tiga guratan diagonal pada permukaan setiap roti menggunakan pisau tajam.

  9. Panggang di rak tengah selama 30–35 menit hingga berwarna cokelat keemasan. Putar posisi loyang setelah 20 menit agar roti matang merata.

  10. Keluarkan roti dari oven dan diamkan di atas loyang selama beberapa menit, lalu pindahkan ke rak kawat pendingin hingga benar-benar dingin sebelum dipotong. Italian bread siap dinikmati.

Tips Membuat Italian Bread

ilustrasi italian bread (unsplash.com/Tommaso Urli)
  1. Gunakan air hangat, jangan terlalu panas. Jika terlalu panas, ragi bisa mati dan adonan akan sulit mengembang.

  2. Cek kondisi ragi terlebih dahulu. Jika muncul buih, berarti ragi aktif dan siap digunakan.

  3. Tambahkan tepung secara bertahap. Jangan memasukkan seluruh tepung sekaligus, tambahkan sedikit demi sedikit agar adonan lebih mudah diuleni dan teksturnya pas.

  4. Uleni hingga adonan halus dan elastis. Jangan terburu-buru, luangkan waktu sekitar 5 menit untuk menguleninya dengan benar.

  5. Beri waktu adonan untuk mengembang. Hindari sering membuka penutup agar proses pengembangan tidak terganggu.

Resep roti Italia rumahan ini sangat pas jika kamu ingin memanggang roti ala Italia sendiri di rumah. Aroma roti yang baru keluar dari oven dijamin akan membuat suasana dapur terasa jauh lebih hangat dan nyaman. Roti ini sangat cocok disantap bersama pasta, sup hangat, atau dijadikan sandwich!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article