Nama "moo hong" sendiri berasal dari bahasa Hokkien, di mana moo berarti babi dan hong berarti direbus atau ditumis hingga empuk. Di Thailand, moo hong sering disajikan sebagai hidangan istimewa pada acara kumpul keluarga atau perayaan khusus. Kalau kamu kangen hidangan ini, buat yuk!
Resep Membuat Moo Hong, Semur Daging Babi Khas Phuket

- Moo hong adalah hidangan khas Phuket berbahan dasar perut babi yang dimasak perlahan dengan kecap, bawang putih, lada, dan rempah hingga menghasilkan rasa gurih kompleks.
- Proses penting dalam membuat moo hong meliputi marinasi daging minimal 30 menit dan memasaknya dengan api kecil selama beberapa jam agar tekstur empuk dan bumbu meresap sempurna.
- Hidangan ini memiliki makna budaya di Thailand, sering disajikan pada acara keluarga atau perayaan khusus sebagai simbol kehangatan dan kesabaran dalam memasak.
Jika berbicara tentang makanan Thailand khas Phuket, hidangan babi moo hong sering disebut. Sekilas, hidangan ini tampak mirip dengan semur, tetapi rasanya jauh lebih kompleks. Hal ini terbuat dari irisan perut babi yang dimasak perlahan dalam kecap, bawang putih, lada, dan berbagai rempah.
Bahan Membuat Moo Hong

680 gr daging perut babi, potong dadu 5 cm
2 sdm kecap asin
1,5 sdm kecap asin hitam (dark soy sauce)
2 sdt lada hitam utuh
10–12 tangkai daun ketumbar, cincang halus, sisihkan daunnya untuk hiasan
30 gr bawang putih, sekitar 6–7 siung besar
1 sdm minyak sayur
240 ml kaldu ayam atau kaldu babi tanpa garam
3 sdm gula aren Thailand, cincang halus dan padatkan saat mengukur. Dapat diganti dengan gula aren atau gula merah tua
1 batang kayu manis berukuran 10–15 cm dan 1 bunga adas bintang (opsional)
Nasi jasmine hangat, untuk melengkapi hidangan
Cara Membuat Moo Hong

Marinasi daging babi dengan kecap asin dan kecap asin hitam. Diamkan setidaknya 30 menit atau semalaman di lemari es agar bumbu meresap.
Giling merica hitam, bawang putih, dan batang ketumbar hingga menjadi pasta kasar.
Panaskan minyak dalam panci, lalu tumis bumbu yang sudah digiling selama sekitar 2 menit, hingga harum dan mulai kecokelatan.
Tuang kaldu, keruk sisa bumbu dari dasar panci. Tambahkan gula aren, lalu masukkan daging dan sisa bumbu. Jika diinginkan, tambahkan kayu manis dan bunga lawang.
Pastikan cairan hampir menutupi daging. Didihkan, lalu kecilkan api dan biarkan tutup panci sedikit terbuka. Masak selama 1,5 jam, balik daging sesekali.
Buka tutup panci dan lanjutkan memasak selama sekitar 1 jam, hingga daging benar-benar empuk dan saus mengental. Jika saus mulai terlalu mengental, tambahkan sedikit air atau kaldu.
Setelah daging empuk, buang lemak yang mengapung di permukaan. Cicipi kaldu dan sesuaikan rasanya. Jika terlalu asin, tambahkan sedikit air. Jika terlalu encer, didihkan selama beberapa menit lagi hingga kaldu mengental.
Sajikan moo hong hangat dengan nasi jasmine dan sayuran atau salad sebagai pelengkap untuk rasa yang seimbang.
Tips Membuat Moo Hong

Pilih perut babi dengan lapisan lemak. Lemak pada perut babi akan meleleh selama memasak, membuat moo hong lebih gurih, empuk, dan kaya rasa. Hindari memilih yang terlalu sedikit lemak jika menginginkan hasil yang autentik.
Jangan lewatkan proses marinasi. Biarkan daging beristirahat setidaknya 30 menit, tetapi jika punya lebih banyak waktu, marinasi semalaman di lemari es akan memungkinkan kecap dan rempah-rempah meresap ke dalam daging.
Masak dengan api kecil dan bersabar. Rahasia moo hong yang empuk terletak pada proses memasak yang sangat lambat. Api kecil memungkinkan daging melunak secara bertahap tanpa hancur, dan kaldu menjadi lebih kaya rasa.
Di Thailand, moo hong lebih dari sekadar hidangan semur daging babi sederhana. Hidangan khas Phuket ini sering disajikan di meja makan keluarga dan acara-acara khusus karena rasanya yang kaya dan proses memasaknya yang membutuhkan kesabaran. Setiap potongan dagingnya empuk!






















