Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Resep Sate Buntel, Kuliner Khas Solo yang Wajib Kamu Coba!

3 min read
Resep Sate Buntel, Kuliner Khas Solo yang Wajib Kamu Coba!
ilustrasi sate buntel khas Solo (vecteezy.com/manahunsa482897)
  • Sate buntel khas Solo dibuat dari daging cincang berbumbu yang dibungkus lemak kambing, lalu dibakar hingga bagian luar harum dan dalamnya tetap empuk.
  • Resep menggunakan daging kambing, santan, kecap, air asam jawa, telur, bumbu rempah, serta saus olesan; daging ayam atau sapi dapat menjadi pilihan pengganti.
  • Daging direndam jeruk limau, dicampur bumbu tumis, dibentuk dan dibungkus lemak, lalu dipanggang api sedang sambil diolesi saus; sajikan dengan sambal kecap.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kalau bicara kuliner Solo, deretan menu lezatnya hampir nggak ada habisnya. Mulai dari nasi liwet, tengkleng, sampai selat Solo, semuanya punya penggemar setia. Nah, ada satu lagi yang wajib masuk daftar, yaitu sate buntel. Berbeda dari sate pada umumnya yang berisi potongan daging, sate buntel dibuat dari daging cincang berbumbu rempah yang dibungkus lembaran lemak, lalu ditusuk dan dibakar. Hasilnya, bagian luar terasa sedikit garing dan harum, sementara dalamnya empuk dan juicy. Wah, kebayang kan nikmatnya?

Kabar baiknya, kamu nggak perlu jauh-jauh ke Solo untuk menikmatinya. Sate buntel ini bisa dibuat sendiri di rumah dengan bahan yang mudah dicari. Pakai daging kambing untuk rasa yang khas, atau ganti dengan daging ayam dan sapi kalau ingin yang lebih ringan. Bumbunya kaya rempah, lalu disajikan dengan sambal kecap segar yang bikin makan makin lahap. Tenang, cara membuatnya nggak ribet kok, bahkan cocok untuk pemula. Penasaran seperti apa caranya? Yuk, simak resepnya!

  1. Bahan Sate Buntel

    Ilustrasi daging kambing mentah berwarna merah yang disajikan sebagai bahan pangan untuk diolah menjadi masakan.
    ilustrasi daging kambing (unsplash.com/Jez Timms)
    1. 1 kilogram daging kambing
    2. 5 sendok makan kecap manis
    3. 65 mililiter santan kental
    4. 2 sendok makan air asam jawa
    5. 500 gram lemak kambing
    6. 1 butir telur
    7. 2 sendok makan air jeruk limau
    8. tusuk sate secukupnya

    Bumbu halus:

    1. 15 siung bawang merah
    2. 4 sampai 5 siung bawang putih
    3. 6 sentimeter lengkuas
    4. 6 sentimeter jahe
    5. 2 batang serai
    6. 1 sendok teh jintan
    7. 1/2 sendok teh merica bubuk
    8. 1,5 sendok teh garam
    9. 2 sendok teh ketumbar
    10. 2 sendok teh kaldu bubuk
    11. 2 sendok teh kaldu jamur

    Saus olesan:

    1. 10 sendok makan kecap manis
    2. 1/2 sendok teh merica bubuk
    3. 5 sendok makan minyak goreng

    Sambal pelengkap:

    1. kubis rajang
    2. timun iris atau acar timun
    3. tomat iris
    4. cabai rawit iris
    5. bawang merah iris
    6. 5 sendok makan kecap manis

  2. Cara Memasak

    Tangan memasak bahan di wajan dengan spatula, mengilustrasikan proses menumis bahan masakan di dapur.
    ilustrasi menumis bahan masakan (pexels.com/Kenneth Surillo)
    1. Rendam daging cincang dengan air jeruk limau selama 10 menit untuk mengurangi bau prengus, lalu tiriskan.
    2. Haluskan semua bumbu halus, lalu tumis sampai harum dan matang. Angkat, lalu dinginkan.
    3. Campurkan daging cincang dengan bumbu tumis, kecap manis, santan, air asam jawa, dan telur. Uleni sampai benar-benar rata dan adonan menyatu.
    4. Ambil sedikit adonan, lalu bentuk memanjang di sekitar tusuk sate atau bentuk bulat pipih.
    5. Bentangkan lembaran lemak kambing, lalu bungkus adonan sampai tertutup rapat. Lakukan sampai adonan habis.
    6. Campur kecap manis, merica bubuk, dan minyak goreng untuk membuat saus olesan.
    7. Panggang sate di atas bara api atau teflon pemanggang dengan api sedang. Balik sesekali sambil diolesi saus sampai matang merata dan kecokelatan.
    8. Siapkan sambal pelengkap dengan mencampur kubis, timun, tomat, cabai rawit, dan bawang merah, lalu tuang kecap manis. Sajikan bersama sate buntel yang masih hangat.

  3. Tips Membuat

    Tumpukan arang hitam menyala dengan bara merah-oranye sebagai bahan bakar untuk membakar makanan di atas panggangan.
    ilustrasi arang untuk membakar (pixabay.com/matthiasboeckel)
    1. Cincang daging sehalus mungkin dan uleni dengan baik agar adonan padat dan tidak mudah lepas dari tusukan.
    2. Pastikan lemak membungkus adonan rapat, supaya sate tetap juicy dan bentuknya tidak pecah saat dibakar.
    3. Bakar dengan api sedang, jangan api besar, supaya bagian dalam matang sempurna dan bagian luar tidak gosong.
    4. Dinginkan bumbu tumis sebelum dicampur dengan daging agar lemak dan adonan tidak cepat lembek.

    Sate buntel nggak cuma cocok untuk hidangan akhir pekan, tapi juga bisa jadi menu spesial saat kumpul keluarga atau bahkan ide jualan yang menjanjikan. Sajikan dengan nasi hangat atau lontong, dijamin semua orang bakal nambah. Jadi, tunggu apa lagi? Ayo bawa cita rasa Solo ke dapur kamu dan coba bikin sate buntel sendiri. Selamat mencoba!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Related Articles

See More