Perpaduan rempah yang harum, rasa gurih, dan kuah hangat membuat kari kambing cocok disajikan ketika cuaca sedang dingin atau hujan. Hidangan ini juga nikmat disantap bersama nasi putih, roti naan, maupun roti canai. Kalau ingin mencoba masakan berempah dengan cita rasa khas India, yuk, buat kari kambing sendiri di rumah!
Resep Kari Kambing ala India, Cocok buat Musim Hujan

Kari merupakan hidangan berkuah kaya rempah yang dikenal luas dalam tradisi kuliner Asia Selatan. Di India, kari memiliki banyak variasi dengan penggunaan bumbu yang berbeda-beda, mulai dari kunyit, ketumbar, jintan, hingga kapulaga dan kayu manis. Salah satu yang cukup populer adalah kari kambing atau mutton curry, yaitu olahan daging kambing yang dimasak perlahan bersama bumbu rempah sampai empuk dan kuahnya mengental.
Bahan Kari Kambing ala India

ilustrasi bahan kari kambing ala India (vecteezy.com/Andrey Starostin) Bahan utama:
500 gram daging kambing, potong ukuran sedang
2 buah kentang, kupas dan potong
1 buah tomat merah, cincang
150 gram yoghurt tawar
500 ml air
3 sdm minyak samin atau minyak goreng
1 batang kayu manis
3 butir kapulaga
3 butir cengkih
1 lembar daun salam
1 batang serai, memarkan
Garam secukupnya
Daun ketumbar secukupnya untuk taburan
Bumbu halus:
8 butir bawang merah
5 siung bawang putih
3 cm jahe
3 cm kunyit
2 buah cabai merah besar
½ sdt jintan
1 sdt ketumbar bubuk
½ sdt lada hitam
½ sdt bubuk cabai, sesuaikan selera
Bumbu tambahan:
1 sdt garam masala
½ sdt bubuk kari
½ sdt gula pasir
1 sdm air jeruk nipis
Cara Membuat Kari Kambing ala India

ilustrasi membuat kari kambing ala India (unsplash.com/Usman Yousaf) Potong daging dengan ukuran sedang agar lebih mudah matang dan bumbu bisa meresap. Bersihkan bagian yang berlemak berlebihan jika tidak ingin kuah terasa terlalu berminyak, lalu sisihkan.
Campurkan daging kambing dengan yoghurt tawar, setengah bagian bumbu halus, dan air jeruk nipis. Aduk sampai seluruh permukaan daging terlapisi bumbu, kemudian diamkan selama sekitar 30 menit di dalam kulkas.
Panaskan minyak samin dalam panci, lalu masukkan kayu manis, kapulaga, cengkih, daun salam, dan serai. Tumis sebentar sampai aromanya keluar. Penggunaan rempah utuh pada tahap awal akan memberikan aroma dasar yang kuat pada kuah kari.
Masukkan sisa bumbu halus ke dalam panci. Tumis menggunakan api sedang sampai bumbu matang, harum, dan minyak mulai terpisah dari campurannya. Aduk secara berkala agar bumbu tidak menempel di dasar panci.
Tambahkan daging yang sudah dimarinasi ke dalam tumisan bumbu. Aduk sampai permukaan daging berubah warna dan tercampur rata dengan rempah. Masak beberapa menit agar bumbu mulai meresap.
Masukkan tomat cincang, garam masala, bubuk kari, dan gula pasir. Aduk sampai tomat mulai lunak dan mengeluarkan air. Pada tahap ini, kuah akan mulai terbentuk dari campuran yoghurt, tomat, dan bumbu yang ditumis.
Tuangkan air, lalu aduk hingga seluruh bahan tercampur. Tutup panci dan masak menggunakan api kecil selama sekitar 60–90 menit, atau sampai daging kambing terasa empuk. Sesekali periksa jumlah air dan tambahkan sedikit jika kuah terlalu cepat menyusut.
Setelah daging mulai empuk, masukkan potongan kentang. Aduk perlahan, lalu lanjutkan memasak selama sekitar 15–20 menit sampai kentang matang dan kuah mengental.
Cicipi kuah kari dan sesuaikan rasa garam maupun tingkat kepedasannya. Jika kuah masih terlalu encer, masak tanpa tutup selama beberapa menit sampai mencapai kekentalan yang diinginkan.
Matikan api setelah daging dan kentang matang sempurna. Taburkan daun ketumbar di atasnya, lalu sajikan kari kambing selagi hangat bersama nasi putih atau roti naan.
Tips Membuat Kari Kambing ala India

ilustrasi kari kambing ala India (commons.wikimedia.org/Chiring chandan) Pilih potongan daging yang cocok untuk dimasak lama. Bagian paha, bahu, atau iga bisa digunakan untuk kari kambing. Potongan yang memiliki sedikit jaringan lemak dan jaringan ikat akan menghasilkan tekstur lebih lembut setelah dimasak perlahan.
Gunakan yoghurt tawar untuk marinasi. Yoghurt memberikan rasa sedikit asam sekaligus membantu melunakkan daging. Pilih yoghurt tanpa tambahan gula atau perisa agar karakter rempah kari tetap terasa.
Tumis bumbu sampai benar-benar matang. Bumbu halus yang masih mentah bisa meninggalkan aroma langu pada kuah. Masak sampai harum dan minyak mulai terpisah agar rasa rempah lebih keluar.
Masukkan garam masala menjelang proses memasak selesai jika ingin aromanya lebih kuat. Campuran rempah ini biasanya memiliki aroma khas dari kapulaga, kayu manis, cengkih, dan rempah lainnya. Sebagian bisa dimasukkan saat menumis, sedangkan sedikit sisanya dapat ditambahkan menjelang kari diangkat.
Jangan memasak daging dengan api besar. Daging kambing membutuhkan waktu agar seratnya melunak. Gunakan api kecil dan panci tertutup supaya daging matang perlahan tanpa membuat kuah cepat habis.
Atur jumlah air sesuai tekstur kuah yang diinginkan. Kari dengan kuah kental cocok disajikan bersama naan atau roti canai, sedangkan tambahan air bisa digunakan jika ingin kuah lebih banyak untuk disantap bersama nasi.
Masukkan kentang setelah daging mulai empuk. Kentang membutuhkan waktu memasak lebih singkat dibandingkan daging kambing. Penambahan terlalu awal bisa membuat kentang hancur sebelum daging matang.
Diamkan kari beberapa saat sebelum disajikan. Setelah api dimatikan, biarkan kari beristirahat selama sekitar 10 menit. Bumbu akan semakin menyatu dengan kuah dan aroma rempahnya terasa lebih kuat ketika disantap.
Kari kambing ala India menawarkan perpaduan daging empuk, kuah kental, dan aroma rempah yang terasa kuat sejak pertama kali disajikan. Hidangan ini cocok dinikmati saat hujan bersama nasi hangat atau roti naan untuk melengkapi kuahnya. Kalau ingin menghadirkan menu berempah yang berbeda di rumah, kari kambing ini bisa masuk daftar masakan akhir pekan.


















