5 Tips Memasak Ayam Kukus Jahe, Gurih dan Tidak Amis!

- Ayam kukus jahe jadi comfort food populer karena rasanya ringan, lembut, dan wangi, cocok disantap dengan nasi panas saat makan siang atau cuaca dingin.
- Kunci kelezatan ayam kukus jahe terletak pada penggunaan ayam segar, jahe segar, serta proses marinasi minimal 30 menit agar bumbu meresap dan aroma amis hilang.
- Proses pengukusan perlu diperhatikan dengan tidak menumpuk ayam berlebihan dan mempertahankan air kaldu alami agar hasilnya matang merata, gurih, serta tetap lembap.
Diketahui kalau ayam kukus jahe telah menjadi comfort food banyak orang. Rasanya ringan, lembut, dan wangi akan meningkatkan selera makan. Sangat cocok dipasangkan bersama nasi panas untuk teman makan siang atau ketika cuaca kurang bersahabat.
Kunci mengolah ayam kukus jahe yang enak adalah rasanya gurih dan bebas amis. Biar kamu memperoleh suguhan dengan lezat serupa, ada lima tips yang dapat membantu mendapatkan ayam kukus jahe bercita rasa nikmat. Yuk, simak!
1. Gunakan ayam segar berkualitas bagus

Pertama, kamu butuh ayam segar untuk memasak ayam kukus jahe ini. Karena pengukusan mengandalkan penyedap simpel dan rempah sederhana, maka kesegaran daging akan menentukan kadar amis yang tersisa. Semakin berkualitas dan bagus, amisnya bisa berkurang.
Tanda ayam segar cukup mudah dikenali, mulai dari warnanya yang cerah, berdaging kenyal, kulitnya kencang dan lembap, serta aromanya tidak menyengat. Kalau ingin lebih gurih, kamu bisa pertimbangkan ayam kampung atau pejantan. Bersihkan dengan baik agar kotoran ayam tidak ikut termasak dan menyebabkan rasanya amis atau pahit.
2. Tambahkan jahe segar supaya amisnya berkurang

Jahe yang dipakai untuk masakan ini harus berasal dari jahe segar. Pasalnya rasa dan aromanya sangat intens, bisa menambah sensasi lezat sekaligus menutupi amis pada daging ayam.
Jahe bisa diiris dan ditempatkan di sela-sela ayam, kalau pakai ayam utuh berarti letakkan juga di dalamnya. Padukan jahe bersama minyak wijen berkualitas tinggi untuk menambah aroma nutty, sehingga ayam tidak meninggalkan bau amis atau anyir yang mengganggu.
3. Marinasi ayam minimal 30 menit agar bumbu meresap ke dalam

Sebelum dikukus, usahakan ayam yang sudah dibersihkan dimarinasi bersama penyedap rasa selama minimal 30 menit. Proses ini bertujuan untuk membuat rasanya semakin meresap, sehingga bagian dalam daging ayam tidak tawar.
Marinasi juga efektif untuk mengurangi amis pada ayam. Untuk marinasi selama 30 menit, diamkan saja di suhu ruang. Bila ingin lebih panjang, penyimpanan dapat dilakukan dalam kulkas dengan kondisi mangkuk tertutup agar ayam terjaga.
4. Hindari menumpuk ayam terlalu banyak

Sewaktu mengukus masakan, usahakan jangan menumpuk terlalu banyak ayam dalam satu wadah. Kalau memang jumlahnya banyak tapi wadah tidak memungkinkan, sebaiknya bagi proses pengukusan jadi beberapa tahapan.
Menumpuk terlalu banyak ayam dalam satu mangkuk berisiko mengakibatkan kematangan tidak merata. Akan ada ayam yang masih mentah atau terlalu kering karena penyebaran panas kurang maksimal.
5. Jangan buang air yang ada di dalam mangkuk ayam

Ketika ayam kukus matang, kamu akan menjumpai adanya air di dalam mangkuk kukusan. Nah, air ini jangan dibuang karena merupakan kaldu alami yang dikeluarkan daging ayam. Rasanya umami dan akan menjaga ayam tetap lembap.
Sebenarnya kamu bisa tambahkan sedikit air sewaktu mau dikukus biar kuahnya jadi banyak. Tapi jangan dimasukkan kebanyakan, karena rasa kaldu alaminya bisa pudar dan kurang kuat. Kaldunya juga tidak akan amis bila kamu menggunakan ayam segar dan bumbu berkualitas.
Membuat ayam kukus jahe yang gurih dan tidak amis itu mudah, lho. Kamu bisa jadikan tips di atas sebagai panduan tambahan untuk mencapai kelezatan yang memikat, agar ayam kukus jahe bisa jadi lauk pauk andalan di rumah.


















