Melakukan bear plank dengan benar sangat penting. Setiap langkah harus sempurna untuk memaksimalkan dampak positifnya pada tubuh. Menghindari kesalahan umum ini akan membantumu menguasai gerakan dengan cepat:
Melengkungkan punggung. Ini dapat memberi tekanan yang tidak perlu pada punggung bagian bawah. Sebaliknya, jaga punggung tetap lurus dan tulang belakang netral saat bergerak masuk dan keluar dari posisi bear plank.
Melihat ke sekeliling. Memiringkan leher ke atas atau ke sekeliling dapat memberi tekanan. Yang benar adalah tetap melihat ke lantai dengan posisi leher yang lurus dengan tulang belakang.
Menggerakkan pinggul keluar dari posisi. Jaga bentuk tubuh tetap konsisten dan hindari menggerakkan pinggul ke atas atau ke bawah.
Mengendurkan otot inti. Tujuan dari latihan ini adalah untuk menjaga otot inti tetap aktif. Gagal melakukannya saat kamu berada dalam posisi beruang berisiko memberi tekanan pada punggung bawah.
Lupa bernapas. Pernapasan harus tetap dalam dan stabil, bahkan dengan otot inti yang aktif.
Bear plank menjadi latihan sederhana tapi efektif untuk melatih kekuatan otot inti, bahu, dan stabilitas tubuh secara keseluruhan. Dengan teknik yang tepat dan durasi yang disesuaikan kemampuan, gerakan ini dapat dimasukkan ke dalam rutinitas latihan harian untuk meningkatkan kontrol tubuh sekaligus mencegah cedera.
Referensi
BarBend. Diakses pada Januari 2026. How to Do the Bear Plank — Proper Form, Benefits, Variations, and More.
Greatist. Diakses pada Januari 2026. Bear Planks: A Beastly Workout for Your Abdomen.
Peloton. Diakses pada Januari 2026. Why Bear Planks Can Feel Even Harder Than Regular Planks, and How to Do Them Right.
Tsartsapakis, I., Bagioka, I., Fountoukidou, F., & Kellis, E. (2024). A Comparison between Core Stability Exercises and Muscle Thickness Using Two Different Activation Maneuvers. Journal of Functional Morphology and Kinesiology, 9(2), 70. https://doi.org/10.3390/jfmk9020070.