Hampir semua orang bisa mendapatkan manfaat dari latihan kekuatan asalkan tetap disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing.
Bahkan pada usia lanjut, latihan kekuatan membantu menjaga massa otot, mengurangi risiko jatuh, dan mempertahankan fungsi tubuh.
Bagi pemula, memulai dari gerakan dasar, menggunakan beban ringan, dan konsistensi biasanya jauh lebih efektif dibanding langsung mencoba latihan ekstrem.
Strength training memang bisa membantu menurunkan berat badan, tetapi efek terbesarnya sering terlihat pada perubahan komposisi tubuh, bukan cuma angka timbangan.
Latihan kekuatan membantu mempertahankan massa otot, mendukung metabolisme, meningkatkan pengeluaran energi, dan membuat proses pengurangan lemak lebih berkelanjutan dalam jangka panjang. Jadi, pendekatan terbaik biasanya bukan memilih antara kardio atau strength training, melainkan mengombinasikan keduanya bersama pola makan yang realistis dan konsisten.
Referensi
American College of Sports Medicine. “Resistance Training for Health and Fitness.” Diakses Mei 2026.
Harvard Health Publishing. “Strength Training Builds More Than Muscles.” Diakses Mei 2026.
National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases. “Adult Overweight and Obesity.” Diakses Mei 2026.
Barbara Strasser and Wolfgang Schobersberger, “Evidence for Resistance Training as a Treatment Therapy in Obesity,” Journal of Obesity 2011 (August 10, 2010): 1–9, https://doi.org/10.1155/2011/482564.
World Health Organization. “Physical Activity.” Diakses Mei 2026.