Referensi
"Study Shows Sports Fans Can Burn More Than 500 Calories Watching Just One Football Match". Wales Online. Diakses Juni 2026.
"‘Raised Heart Rate, a Rush of Adrenaline and Feeling Energised’: More Than Half of Sports Fans Say Spectating is a Workout in Itself". EDF Energy. Diakses Juni 2026.
Benarkah Nonton Bola Selama 90 Menit Bisa Bakar Kalori?

Sebuah studi EDF dan Dr. Dale Esliger menemukan menonton bola 90 menit bisa membakar hingga 540 kalori, tergantung seberapa reaksi emosional dan fisik penontonnya.
Kalori terbakar karena peningkatan detak jantung, pernapasan, dan ketegangan otot saat momen menegangkan, bukan dari aktivitas fisik utama.
Meski bisa setara lari santai 45 menit dalam kondisi tertentu, menonton bola tidak dapat menggantikan manfaat olahraga rutin bagi kesehatan tubuh.
Menonton pertandingan sepak bola tim kesayangan memang selalu berhasil menguras emosi dan membuat jantung berdebar kencang. Momen tegang sepanjang laga sering kali membuat kita ikut berkeringat dan merasa lelah yang memicu pertanyaan apakah ada energi tubuh terbuang.
Lantas, benarkah nonton bola selama 90 menit bisa bakar kalori? Sebuah studi menunjukkan bahwa reaksi fisik dan emosional saat menonton pertandingan dapat membuat tubuh membakar kalori lebih banyak dibanding saat duduk santai biasa. Yuk, simak ulasan lengkapnya!
Table of Content
1. Benarkah nonton bola selama 90 menit bisa bakar kalori?
Sebuah studi yang dilakukan oleh EDF bersama Dr. Dale Esliger dari Loughborough University menemukan bahwa menonton pertandingan sepak bola selama 90 menit dapat membakar energi hingga sekitar 540 kalori, tergantung tingkat keterlibatan penonton. Angka ini muncul dari kondisi energised watching, yaitu ketika penonton tidak hanya duduk diam, tetapi juga ikut bereaksi secara emosional dan fisik.
Reaksi ini termasuk hal-hal seperti berteriak, berdiri, mengepalkan tangan, hingga bergerak gelisah saat momen menegangkan terjadi. Studi tersebut juga menunjukkan bahwa lebih dari separuh responden merasa seperti sudah “berolahraga” setelah menonton pertandingan karena detak jantung meningkat dan tubuh ikut tegang selama pertandingan berlangsung. Jadi, meskipun tidak berlari di lapangan, tubuh tetap menunjukkan respons fisik yang cukup aktif.
2. Kenapa menonton bola bisa membakar kalori?

Kalori yang terbakar saat menonton bola berasal dari respons tubuh terhadap emosi, bukan aktivitas fisik utama. Saat menonton pertandingan yang menegangkan, tubuh bisa mengalami peningkatan detak jantung, perubahan pernapasan, hingga ketegangan otot. Semua reaksi ini membuat tubuh menggunakan energi lebih banyak dibandingkan kondisi santai biasa.
Dalam studi tersebut, EDF menyebut adanya power of celebration formula yang menghitung kalori berdasarkan beberapa faktor, seperti cara menonton (duduk santai atau sangat ekspresif), intensitas reaksi (misalnya hanya menonton atau sering berdiri dan berteriak), serta berat badan penonton.
Sebagai contoh, simulasi rumus ini menunjukkan bahwa seorang penggemar dengan berat badan 80 kg yang menonton bola sambil aktif gelisah, melompat, berteriak, dan meninju udara selama tiga perempat durasi laga. Ia disebut sukses membakar hingga 540 kalori tersebut.
3. Seberapa besar efeknya dibanding olahraga?
Untuk memberi gambaran, EDF menyebut bahwa 540 kalori dari menonton bola 90 menit bisa setara dengan lari santai sekitar 45 menit pada kondisi tertentu. Sementara itu, menonton tenis bisa mencapai sekitar 432 kalori, dan olahraga seperti atletik sekitar 162 kalori untuk durasi yang lebih singkat. Ini menunjukkan bahwa secara teori, menonton olahraga bisa menghasilkan pengeluaran energi yang cukup signifikan pada kondisi tertentu.
Namun, penting untuk dipahami angka ini bukan berarti menonton bola bisa menggantikan olahraga. Kalori yang terbakar sangat bergantung pada seberapa aktif reaksi seseorang. Pada kebanyakan orang, aktivitas ini tetap jauh di bawah latihan fisik sebenarnya. Jadi, menonton bola memang bisa “menggerakkan tubuh secara emosional”, tapi tetap tidak bisa disamakan dengan aktivitas olahraga rutin.
Jadi, benarkah nonton bola selama 90 menit bisa bakar kalori bukan sekadar mitos. Reaksi tubuh saat menonton pertandingan dapat meningkatkan pengeluaran energi. Namun, jangan jadikan ini alasan untuk melewatkan olahraga rutin yang tetap lebih efektif bagi kesehatan, ya.
FAQ seputar benarkah nonton bola selama 90 menit bisa bakar kalori
| Apakah benar nonton bola bisa membakar kalori? | Ya, bisa. Saat menonton pertandingan dengan emosi tinggi, tubuh ikut bereaksi sehingga energi yang terbakar meningkat, meski tidak sebesar olahraga aktif. |
| Kenapa nonton bola bisa bikin kalori terbakar? | Karena adanya respons emosional seperti tegang, berteriak, dan bergerak tanpa sadar yang membuat detak jantung meningkat. |
| Apakah nonton bola bisa menggantikan olahraga? | Tidak bisa. Meski ada kalori yang terbakar, jumlahnya tidak konsisten dan tetap jauh lebih rendah dibanding olahraga fisik sebenarnya. |



















