Comscore Tracker

8 Tips Mudik Lebaran bagi Pasien Diabetes, Planning adalah Kunci!

Agar kondisi diabetes tetap terkendali

Jelang Hari Raya Idul Fitri, tentunya kita yang merayakan antusias menyambutnya untuk menghabiskan waktu bersama keluarga, teman-teman, hingga pasangan. Sudah lebih dari dua tahun pandemik COVID-19 berlangsung. Namun, pada awal tahun 2022 angka kasus COVID-19 sudah menyusut dan masyarakat perlahan kembali beraktivitas dengan normal. Meski begitu, protokol kesehatan tetap harus disiplin diterapkan.

Jelang mudik, tentu ada banyak hal yang perlu dipersiapkan, terutama bagi orang-orang dengan kondisi kronis, contohnya diabetes. Nah, buat kamu yang punya kondisi diabetes, inilah tips persiapan traveling untuk mudik Lebaran agar kondisi tetap terkendali langsung dari ahlinya!

1. Tidak ada kondisi akut

Maksud dari kondisi akut adalah kondisi yang baru terjadi yang sifatnya mendadak dan perlu penanganan yang cepat.

"Misalnya infeksi berat seperti radang paru-paru dan gula darah yang terlalu tinggi, yang menyebabkan pasien sehari-harinya masih harus dirawat dan kontrol rutin ke dokter," kata dr. Rudy Kurniawan, SpPD, Dip.TH, dokter spesialis penyakit dalam dari Eka Hospital BSD lewat sebuah rilis.

2. Makanan, minum, dan obat-obatan selama perjalanan

8 Tips Mudik Lebaran bagi Pasien Diabetes, Planning adalah Kunci!ilustrasi perangkat medis dan obat untuk diabetes (unsplash.com/Towfiqu barbhuiya)

Pasien diabetes tentu harus menjaga pola makannya. Jenis makanan, minuman, serta waktu makan dan minum obat harus tetap terkontrol selama perjalanan, sesampainya di tujuan, maupun selama masa liburan. 

"Makanan tidak boleh yang terlalu manis, terlalu asin, terlalu berlemak, berminyak, dan porsi yang terlalu banyak," kata dr. Rudy.

Selalu bawa obat-obatan dan persediaan medis dan simpan semuanya di tas kecil yang bisa dengan mudah dijinjing. American Diabetes Association merekomendasikan diabetesi selalu membawa tas jinjing dengan barang-barang yang dibutuhkan, seperti:

  • Insulin dan jarum suntik yang dibutuhkan untuk perjalanan.
  • Perlengkapan pengujian darah dan urine (bersama dengan baterai ekstra untuk pengukur glukosa).
  • Semua obat oral (termasuk persediaan tambahan untuk berjaga-jaga).
  • Obat atau perbekalan kesehatan lainnya, seperti glukagon, obat anti diare, salep antibiotik, obat anti mual.

Selain obat-obatan dan perangkat, bawalah makanan ringan untuk mengobati gula darah rendah.

3. Lakukan pemeriksaan sebelum melakukan perjalanan

Tips selanjutnya untuk diabetesi adalah melakukan pemeriksaan, terutama bila akan melakukan perjalanan jauh. Temui dokter untuk mengecek apakah gula darah dalam kondisi terkendali atau belum, atau terdapat komplikasi atau tidak. Tujuannya adalah jangan sampai terjadi komplikasi ketika di perjalanan atau ketika sudah sampai di tujuan.

"Contohnya, jika pasien diabetes dengan penggunaan insulin melakukan perjalanan jauh atau traveling pasti akan terjadi perubahan pola makan, jenis makanan, dan waktu makan. Hal ini akan memengaruhi kinerja insulin sehingga harus dilakukan pengaturan kembali terhadap dosis insulin tersebut," dr. Rudy menjelaskan.

4. Jangan duduk terlalu lama saat perjalanan jauh

8 Tips Mudik Lebaran bagi Pasien Diabetes, Planning adalah Kunci!ilustrasi naik kereta (pexels.com/mentatdgt)

Sering kali destinasi mudik atau liburan pada masa Lebaran butuh perjalanan jauh, baik lewat jalur darat seperti mobil dan kereta, maupun perjalanan long flight dengan pesawat. Nah, kondisi seperti ini yang mengharuskan diabetesi duduk terlalu lama akan meningkatkan risiko terjadinya kaki bengkak.

Kaki bengkak ini disebabkan oleh pembuluh darah primer di kaki tidak mampu memompa darah kembali ke atas. 

"Tipsnya, jika diabetesi melakukan perjalanan jauh dengan mobil, maka bisa sesekali berhenti di rest area untuk turun dan berjalan-jalan sebentar, atau sering menggerakkan kaki ketika di mobil. Jika menggunakan kereta atau pesawat bisa berdiri setiap satu jam sekali atau ke toilet," dr. Rudy menyarankan.

5. Bawa camilan sehat

Menambahkan dari Healthline, diabetesi juga disarankan untuk menyiapkan camilan. Tentunya pilih camilan yang sehat karena apa yang masuk ke dalam tubuh dapat memengaruhi kadar gula darah. Selain obat-obatan dan perangkat, makanan ringan juga dapat mengatasi gula darah rendah.

Pilihan camilan sehat yang bisa disiapkan antara lain:

  • Campuran kacang-kacangan dan biji-bijian.
  • Popcorn.
  • Cracker biji-bijian.
  • Buah-buahan segar ataupun buah-buahan yang telah dikeringkan.

Hindari junk food dan makanan olahan lainnya, ya!

6. Sempatkan olahraga selama traveling

8 Tips Mudik Lebaran bagi Pasien Diabetes, Planning adalah Kunci!ilustrasi jalan kaki (freepik.com/katemangostar)

Ketika traveling, umumnya terjadi penurunan aktivitas olahraga sebesar 54 persen. Padahal, rutin olahraga adalah salah satu cara penting dalam menjaga kestabilan gula darah. Badan pun akan lebih bugar apabila kita rutin berolahraga.

"Badan Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan frekuensi olahraga lima kali per minggu dengan durasi minimal 30 menit."

Olahraga yang bisa dilakukan antara lain jalan kaki, joging, bersepeda, berenang, yoga, dan sebagainya.

7. Selalu jaga hidrasi tubuh

Hidrasi juga hal yang tak boleh dilewatkan saat traveling. Jadi, pastikan untuk selalu menyediakan air ke mana pun kamu pergi. Apabila kamu melakukan perjalanan jauh dengan pesawat, hindari terlalu banyak minum kopi, teh, atau minuman lainnya yang mengandung kafein, karena minuman tersebut bersifat diuretik dan berkontribusi terhadap dehidrasi, mengutip OnHealth. 

Selain itu, batasi juga minuman seperti minuman bersoda, fruit punch, atau jus buah kemasan. 

8. Kontrol kesehatan setelah traveling

8 Tips Mudik Lebaran bagi Pasien Diabetes, Planning adalah Kunci!ilustrasi konsultasi dokter (pexels.com/cottonbro)

Hal lainnya yang tak kalah penting, dr. Rudy menyarankan bahwa setelah diabetes melakukan perjalanan panjang, sebaiknya segera temui dokter untuk kontrol gula darah selambat-lambatnya 7-10 hari setelah pulang berlibur atau mudik Lebaran.

"Ini karena selama perjalanan tentu aktivitas tubuh berubah, pola makan, dan waktu makan juga akan berubah atau bahkan bertambah, sehingga ada risiko gula darah akan bertambah dengan cepat."

Itulah tips persiapan mudik atau liburan Lebaran untuk pasien diabetes. Menambahkan dari Johns Hopkins Medicine, tips lainnya yang bisa dilakukan meliputi:

  • Bersantailah selama beberapa hari setelah penerbangan panjang.
  • Tes gula darah sesuai saran dokter.
  • Rencanakan aktivitas sehingga kamu bisa menyesuaikannya dengan insulin dan makanan.
  • Bawa selalu camilan sehat.
  • Berhati-hati dengan peringatan tentang makanan dan air. Hindari makanan mentah dan air keran. Makanan yang menyebabkan sakit perut dapat menyebabkan kadar glukosa tidak terkontrol.
  • Kenakan alas kaki yang nyaman dan jangan beraktivitas dengan kaki telanjang. Cek kaki setiap hari, cari setiap tanda lepuh, luka, kemerahan, pembengkakan, dan goresan.
  • Segera cari perawatan medis bila mengalami tanda pertama dari infeksi atau inflamasi.

Semoga perjalananmu aman dan lancar, ya!

Topic:

  • Nurulia

Berita Terkini Lainnya