Dua orang bisa makan jumlah daging yang sama namun memiliki risiko kesehatan berbeda.
Sebagai contoh, daging yang dimakan bersama sayur, kacang-kacangan atau polong-polongan, biji-bijian utuh, dan aktivitas fisik yang cukup memberi dampak berbeda dibanding pola makan tinggi gorengan, minuman manis, makanan ultraproses, dan pola makan minim serat.
Penelitian menunjukkan mengganti sebagian daging merah dengan ikan, kacang-kacangan, atau protein nabati dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung dan mortalitas.
Kamu tidak harus berhenti makan daging sepenuhnya. Banyak orang tetap sehat sambil mengonsumsi daging dalam jumlah moderat. Yang terpenting adalah variasi, porsi, kualitas makanan, dan frekuensi konsumsi.
Tubuh manusia tidak bereaksi hanya dari satu kali makan sate atau barbeku, tetapi dari pola makan yang terjadi terus-menerus selama bertahun-tahun.
Daging tetap bisa menjadi bagian dari pola makan sehat, tetapi perhatikan porsi makan dan cara pengolahannya. Daging merah sebaiknya dibatasi, daging olahan idealnya tidak dikonsumsi terlalu sering, sementara ikan dan unggas umumnya menjadi pilihan protein hewani yang lebih baik jika diolah dengan sehat. Intinya, kesehatan tidak ditentukan oleh satu jenis makanan saja, melainkan kombinasi kebiasaan makan secara keseluruhan.
Penulis : Roziana Lailatul Hidayah
Referensi
American Heart Association. “Fish and Omega-3 Fatty Acids.” Diakses Mei 2026.
Harvard T.H. Chan School of Public Health. “Protein.” Diakses Mei 2026.
International Agency for Research on Cancer. “IARC Monographs Evaluate Consumption of Red Meat and Processed Meat.” Diakses Mei 2026.
World Cancer Research Fund. “Limit Red and Processed Meat.” Diakses Mei 2026.
Victor W. Zhong et al., “Associations of Processed Meat, Unprocessed Red Meat, Poultry, or Fish Intake With Incident Cardiovascular Disease and All-Cause Mortality,” JAMA Internal Medicine 180, no. 4 (February 3, 2020): 503, https://doi.org/10.1001/jamainternmed.2019.6969.
Dena Zeraatkar et al., “Red And Processed Meat Consumption and Risk for All-Cause Mortality and Cardiometabolic Outcomes,” Annals of Internal Medicine 171, no. 10 (October 1, 2019): 703–10, https://doi.org/10.7326/m19-0655.
Khemayanto Hidayat et al., “Is Replacing Red Meat With Other Protein Sources Associated With Lower Risks of Coronary Heart Disease and All-cause Mortality? A Meta-analysis of Prospective Studies,” Nutrition Reviews 80, no. 9 (February 13, 2022): 1959–73, https://doi.org/10.1093/nutrit/nuac017.
Anne Mette L Würtz et al., “Replacing the Consumption of Red Meat With Other Major Dietary Protein Sources and Risk of Type 2 Diabetes Mellitus: A Prospective Cohort Study,” American Journal of Clinical Nutrition 113, no. 3 (September 17, 2020): 612–21, https://doi.org/10.1093/ajcn/nqaa284.
Harvard T.H. Chan School of Public Health. "Substituting healthy plant proteins for red meat lowers risk for heart disease." Diakses Mei 2026.