"Does Ginger Ale Does Help with Nausea?". Cleveland Clinic. Dikases pasta Maret 2026.
"Carbonated beverages and gastrointestinal system: between myth and reality". Nutrition, Metabolism and Cardiovascular Disease (2009). Diakses pada Maret 2026.
"Nausea". Trusted Health Advice (Healthdirect). Diakses pada Maret 2026.
Benarkah Minuman Bersoda Bisa Mengatasi Mual saat Mudik?

- Minuman bersoda sering dianggap bisa meredakan mual saat mudik, tapi secara ilmiah efeknya terbatas karena kandungan jahe dan manfaat karbonasinya tidak signifikan.
- Bagi pemilik lambung sensitif, soda justru bisa memicu rasa kembung, refluks, atau ketidaknyamanan akibat gas karbon dioksida serta kadar gula tinggi di dalamnya.
- Alternatif yang lebih aman untuk mengatasi mual adalah air putih, jus buah, sup bening, atau makanan ringan seperti biskuit kering yang lembut bagi sistem pencernaan.
Mudik jelang Lebaran adalah momen yang menyenangkan tapi juga melelahkan, apalagi kalau perjalanan panjang bikin perut terasa mual. Rasa tidak nyaman tersebut biasanya muncul Kikarena tubuh terus bergerak saat berada di dalam kendaraan. Di tengah musim mudik, muncul berbagai rekomendasi makanan, obat, atau minuman untuk meredakan mual, salah satunya minuman bersoda atau berkarbonasi.
Gelembung dan rasa manis dari minuman bersoda dinilai bisa membuat perut terasa sedikit lega. Namun, efeknya tidak selalu sama untuk semua orang. Ada juga yang malah merasa perut semakin penuh atau tidak nyaman setelah minum soda.
Lalu, adakah bukti ilmiah soal minuman bersoda yang dianggap bisa mengatasi mual? Yuk, simak fakta-faktanya di bawah ini!
1. Minuman bersoda dan mual

Minuman bersoda, termasuk yang beraroma jahe seperti ginger ale, sering disebut bisa membantu meredakan mual. Banyak yang beranggapan bahwa gelembung karbonasi dan rasa manis dari soda bisa membuat perut terasa lebih lega sebentar. Namun, dilansir Cleveland Clinic, kebanyakan soda, contohnya ginger ale, tidak mengandung cukup jahe asli untuk benar‑benar meredakan mual secara signifikan.
Faktanya, soda pada umumnya hanya terdiri dari air berkarbonasi, gula, dan perisa, sehingga efeknya terhadap mual masih sangat terbatas. Bahkan, karbonasi dan gula dalam minuman bersoda justru dapat membuat perut terasa kembung atau memperparah rasa tidak nyaman pada beberapa orang. Oleh karena itu, minuman bersoda bukan solusi yang terbukti ilmiah untuk mengatasi mual, meski beberapa orang mungkin merasa sedikit lebih nyaman setelah meminumnya
2. Risiko soda pada perut sensitif

Jika minuman bersoda bertemu dengan lambung yang sensitif, efeknya bisa memicu masalah kesehatan lain. Pasalnya, marbonasi dalam soda berasal dari gas karbon dioksida yang terlarut, yang mana bisa memberi sensasi gelembung tak nyaman di perut. Adapun, berdasarkan studi yang terbit di jurnal Nutrition, Metabolism and Cardiovascular Disease tahun 2009, konsumsi minuman berkarbonasi dapat meningkatkan risiko perut terasa penuh, kembung, atau memicu refluks pada sebagian orang.
Kandungan gula dan pemanis buatan dalam minuman bersoda juga bisa memperparah ketidaknyamanan pada sistem pencernaan. Akibatnya, soda tidak selalu menjadi solusi aman untuk mual, terutama selama perjalanan mudik yang panjang. Oleh karena itu, bagi mereka yang memiliki perut sensitif, lebih baik memilih alternatif lain yang lebih lembut bagi lambung, seperti obat herbal anti mual.
3. Alternatif lain yang lebih efektif

Dibanding minuman bersoda, ada banyak alternatif yang lebih efektif untuk meredakan mual saat perjalanan mudik. Mengutip dari Trusted Health Advice (Healthdirect), kunci utama saat mual adalah tetap terhidrasi dan makan dalam porsi kecil agar perut tidak kosong terlalu lama. Beberapa pilihan seperti air putih, jus buah, atau sup bening lebih dianjurkan karena mudah dicerna dan tidak terlalu tajam di lambung.
Selain itu, makanan ringan yang gampang dicerna seperti biskuit kering atau roti tawar juga sering direkomendasikan karena bisa membantu menstabilkan sistem pencernaan. Minuman bersoda justru tidak disebut sebagai pilihan utama karena karbonasi dapat membuat kembung bagi sebagian orang yang perutnya sensitif. Karena itu, memilih cairan atau makanan yang lembut dan tidak terlalu manis biasanya lebih membantu meredakan mual saat perjalanan mudik.
Minuman bersoda memang menyegarkan, tapi tidak dianjurkan untuk dikonsumsi sebagai pereda mual. Jika ada alternatif lain, maka sebaiknya pilih cairan atau makanan yang lembut dan mudah dicerna agar perut tetap nyaman selama perjalanan mudik. Terlebih jika lambung kamu sensitif, jangan sembarangan konsumsi minuman bersoda, ya!
Referensi

![[QUIZ] Pilih Hidangan Lebaran, Cek Lama Lari yang Dibutuhkan untuk Membakarnya](https://image.idntimes.com/post/20250328/perbedaan-lebaran-umur-20an-vs-30an-perbedaan-vibes-lebaran-makanan-lebaran-9cde86371d7fc78c91ae80a6ffab250e-bf066f9a713e2d9c0282863278694f95.jpg)







![[QUIZ] Pilih Hidangan Lebaran Favoritmu, Kami Tahu Risiko Kesehatannya](https://image.idntimes.com/post/20250330/1000304607-3159a2704e4b6062c72c7e3be406df32-fb2da4194e8014b2406ba70de06f554b.jpg)







