ilustrasi gangguan lambung (vecteezy.com/dao_kp20226443)
Orang dengan riwayat hipertensi perlu lebih berhati-hati karena kandungan garam tinggi pada mi instan dapat meningkatkan tekanan darah secara cepat. Penderita gangguan lambung juga bisa mengalami keluhan seperti perut perih atau kembung akibat bumbu yang pekat. Selain itu, kandungan lemak pada mi kering dapat memperlambat proses pencernaan sehingga terasa berat di perut saat pagi hari.
Jika tetap ingin mengonsumsinya, porsi kecil dengan tambahan sayuran dan protein lebih dianjurkan. Mengurangi bumbu serta memperbanyak air minum saat sahur juga membantu mencegah dehidrasi. Pada kondisi kesehatan tertentu, konsultasi dengan tenaga medis tetap menjadi langkah paling aman.
Mi instan boleh-boleh saja dikonsumsi saat sahur selama tidak menjadi kebiasaan. Kamu juga harus mengolahnya dengan cara yang lebih sehat. Menyeimbangkannya dengan bahan segar serta membatasi penggunaan bumbu dapat membantu menjaga tubuh tetap bertenaga selama puasa. Jadi, sudah siap mengolah mi instan dengan cara yang lebih aman sebelum sahur berikutnya?
Referensi
"Beginners Guide to a Healthy Suhoor (Pre Dawn Meal)". Masnad Health Clinic. Diakses pada Februari 2026.
"6 Quick Ways to Make Instant Noodles Healthy". Healthline. Diakses pada Februari 2026.
"UNESA Lecturer Reminds of the Impact of Consuming Instant Noodles, It Makes You Thirsty and Bloated Quickly". UNESA. Diakses pada Februari 2026.