Comscore Tracker

6 Hal yang Ternyata Dapat Merusak Hati Selain Alkohol

Jaga pola hidup sehat agar hati tetap sehat

Menjaga kesehatan hati merupakan hal yang penting karena organ ini memiliki berbagai fungsi dalam tubuh. Beberapa fungsi hati di antaranya adalah membersihkan darah dari racun, memproduksi kolesterol, memproduksi glikogen, dan lainnya.

Jika hati mengalami kerusakan, maka berbagai fungsinya menjadi menurun. Bahkan, pada kondisi kerusakan yang parah, seseorang bisa membutuhkan tranplantasi hati.

Sebenarnya, apa saja yang dapat membuat hati mengalami kerusakan? Berikut ini beberapa hal yang dapat menyebabkan kerusakan hati yang telah dihimpun informasinya dari WebMD dan Johns Hopkins Medicine

1. Berat badan berlebih

6 Hal yang Ternyata Dapat Merusak Hati Selain Alkoholilustrasi berat badan berlebih (unsplash.com/Towfiqu barbhuiya)

Berat badan berlebih tidak hanya berbahaya bagi kesehatan jantung, tetapi juga bagi kesehatan hati. Pasalnya, lemak yang berlebih dapat menumpuk di sel hati dan dapat menyebabkan kondisi yang dinamakan penyakit hati berlemak non-alkohol atau non-alcoholic fatty liver disease (NAFLD).

Kondisi ini membuat organ hati menjadi membengkak. Jika dibiarkan dalam jangka waktu lama, sel hati dapat mengeras dan berubah menjadi jaringan parut. Maka, penting untuk mengatur pola makan dan berolahraga agar berat badan terkontrol dan hati tetap sehat.

2. Suplemen herbal

6 Hal yang Ternyata Dapat Merusak Hati Selain Alkoholilustrasi suplemen herbal (pexels.com/Nataliya Vaitkevich)

Meskipun diklaim natural atau berbahan alami, tetapi tidak semua suplemen herbal benar-benar baik untuk kesehatan tubuh. Misalnya ramuan kava kava, yang mana hasil studi menyebutkan bahwa ramuan tersebut justru dapat menurunkan kerja hati. Bahkan, dapat pula menyebabkan hepatitis dan gagal hati.

Jadi, paling amannya memang berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen herbal, terutama jika kamu sedang menjalani pengobatan tertentu. Ini penting agar dapat terhindar dari interaksi obat.

3. Obat parasetamol

6 Hal yang Ternyata Dapat Merusak Hati Selain Alkoholilustrasi obat (unsplash.com/The-Lore.com)

Parasetamol merupakan obat yang sering kali digunakan untuk mengurangi rasa nyeri dan demam. Jika digunakan sesuai anjuran yang tertera pada kemasan, maka parasetamol aman digunakan dan tidak membahayakan tubuh.

Sebaliknya, jika digunakan secara asal-asalan bahkan melebihi aturan pakai, maka parasetamol dapat membahayakan tubuh, terutama organ hati. Maka dari itu, gunakan obat parasetamol jika nyeri saja dan gunakan sesuai anjuran yang disarankan, ya!

Baca Juga: Bahaya Polusi Udara terhadap Hati, Sebabkan Perlemakan

4. Lemak trans

6 Hal yang Ternyata Dapat Merusak Hati Selain Alkoholilustrasi keripik kentang (pexels.com/Eren Li)

Mengonsumsi makanan yang mengandung lemak trans dalam jumlah berlebih dapat menyebabkan peningkatan berat badan. Tentunya, kondisi ini tidak baik untuk kesehatan hati.

Maka, penting untuk membaca label makanan, apakah mengandung lemak trans atau tidak. Apabila mengandung lemak trans, kamu bisa membatasi konsumsi makanan tersebut atau jika memungkinkan menghindari makanan tersebut.

5. Jarum suntik tidak steril

6 Hal yang Ternyata Dapat Merusak Hati Selain Alkoholilustrasi jarum suntik (pexels.com/Maksim Goncharenok)

Menggunakan jarum suntik secara bergantian selain tidak steril juga berisiko menyebabkan penyakit pada hati. Sebenarnya, permasalahan bukan terletak pada jarum suntik itu sendiri, melainkan pada darah yang mengontaminasi jarum yang digunakan bergantian. 

Ini karena penyakit hepatitis C dapat menular melalui darah, sehingga memakai jarum suntik secara bergantian sangat berisiko. Maka, hindari memakai jarum suntik yang tidak steril.

6. Minuman beralkohol

6 Hal yang Ternyata Dapat Merusak Hati Selain Alkoholilustrasi minuman beralkohol (unsplash.com/Paloma A)

Kamu tentu sudah paham jika minuman beralkohol tidak baik untuk kesehatan hati. Ini karena minuman beralkohol dapat memperberat kerja hati.

Makin banyak minuman beralkohol yang masuk ke tubuh, maka kerja hati akan makin berat. Hal ini dapat menyebabkan kondisi perlemakan hati. Jika dibiarkan, maka hati dapat mengalami inflamasi hingga menyebabkan terbentuk jaringan parut. Maka dari itu, hindari minuman beralkohol.

Menjaga kesehatan hati penting karena hati karena banyaknya fungsi yang dilakukan organ ini dalam tubuh. Jika hati mengalami kerusakan, maka kerja hati menjadi menurun. Beberapa hal yang dapat meningkatkan risiko kerusakan hati di antaranya berat badan berlebih, suplemen herbal tertentu, obat parasetamol yang digunakan tidak sesuai saran, konsumsi lemak trans, menggunakan jarum suntik bergantian, minuman beralkohol, dan lainnya.

Baca Juga: 6 Fakta Unik Organ Hati, Organ yang Bisa Tumbuh

Dewi Purwati Photo Verified Writer Dewi Purwati

Health enthusiast

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Nurulia

Berita Terkini Lainnya