Comscore Tracker

7 Manfaat Natto bagi Kesehatan yang Sayang Dilewatkan

Baunya menyengat, tapi sehat

Jagad TikTok diramaikan dengan tren natto challenge. Tren yang menantang penonton untuk menunjukkan cara makan natto ini, ramai diikuti oleh pengguna TikTok. Katanya, sih, natto kaya akan nutrisi dan sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Namun, sayangnya, natto memiliki bau yang sangat menyengat.

Benarkah demikian? Biar gak penasaran, sebelum ikutan challenge ada baiknya tahu dulu apa itu dan manfaat natto untuk kesehatan tubuh. Jadi, biar gak cuma ikutan viral, tapi juga sehat.

Apa itu natto?

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, natto adalah makanan unik khas Negara Sakura alias Jepang. Bahan dasarnya adalah kedelai yang difermentasi, sehingga menyebabkan teksturnya menjadi berlendir dan lengket. 

Para TikTokers yang mengikuti natto challenge mengungkapkan bahwa natto memiliki bau yang menyengat. Well, bisa dibilang memang demikian. Sebab, bakteri Bacillus subtilis var. natto yang digunakan untuk fermentasi menghasilkan bau amonia. 

Meski baunya 'agak-agak', tapi rasanya tetap standar kacang kedelai, kok, Guys. Di Jepang, natto biasanya disajikan dengan kecap, saus mustard, bawang, dan bumbu lain yang menambah cita rasa. 

Secara tradisional, cara membuat natto dilakukan dengan membungkus kedelai yang telah direbus dalam jerami padi. Proses ini menghasilkan bakteri yang memfermentasi gula dalam kacang dan menghasilkan natto.

Di era modern, bakteri B. subtilis yang telah diidentifikasi dapat ditambahkan secara terpisah. Prosesnya pun gak lagi menggunakan jerami, tetapi diganti dengan styrofoam

Kandungan nutrisi natto

7 Manfaat Natto bagi Kesehatan yang Sayang Dilewatkanilustrasi natto (unsplash.com/8-Low Ural)

Katanya, sih, natto kaya akan nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh. Apakah benar demikian? Yup, betul sekali. Proses fermentasi pada kedelai dapat memicu pertumbuhan probiotik. Probiotik sendiri merupakan bakteri yang membantu metabolisme tubuh menjadi lebih baik.

Di luar daripada itu, natto juga memiliki tingkat nutrisi tinggi. Dilansir Healthline, 3,5 ons atau 100 gram natto, mengandung setidaknya:

  • Kalori: 212
  • Lemak: 11 gram
  • Karbohidrat: 14 gram
  • Serat: 5 gram
  • Protein: 18 gram
  • Mangan: 76% dari RDI
  • Besi: 48% dari RDI
  • Tembaga: 33% dari RDI
  • Vitamin K1: 29% dari RDI
  • Magnesium: 29% dari RDI
  • Kalsium: 22% dari RDI
  • Vitamin C: 22% dari RDI
  • Kalium: 21% dari RDI
  • Seng: 20% dari RDI
  • Selenium: 13% dari RDI

RDI merupakan singkatan dari Dietary Reference Intake, yakni sistem rekomendasi gizi dari Institute of Medicine (IOM), National Academies Amerika Serikat. Jurnal Frontiers in Microbiology juga memublikasikan hasil penelitian yang menunjukkan kandungan vitamin pada natto. Ada vitamin B6, folat, asam pantotenat, serta antioksidan.

Baca Juga: 5 Manfaat Probiotik dalam Meningkatkan Gairah Seksual

Manfaat natto

7 Manfaat Natto bagi Kesehatan yang Sayang Dilewatkanilustrasi natto dengan nasi (pixabay.com/whui1818)

Berkat kandungan yang ada, kamu pasti bisa menebak apa saja manfaat natto. Secara keseluruhan, makanan ini dapat meningkatkan metabolisme tubuh. Tentu saja, ini membuat kamu semakin sehat.

Lebih lengkapnya, berikut manfaat yang bisa kamu dapatkan dari mengonsumsi natto. 

1. Meningkatkan sistem pencernaan

Usus memiliki jutaan mikroorganisme yang berperan dalam proses pencernaan. Adanya flora usus tertentu dapat meningkatkan fungsi bakteri. Probiotik dalam natto merupakan salah satunya. Ia dapat bertindak sebagai garis pertahanan pertama usus guna melawan racun dan bakteri berbahaya.

Meski kedelai secara alami mengandung antinutrisi yang dapat membuat tubuh lebih sulit mencernanya, tapi gak begitu dengan natto. Fermentasi natto justrumembantu mengurangi tingkat antinutrisi yang membantu mencerna lebih mudah. 

2. Menunjang tulang lebih kuat

Manfaat natto berikutnya yakni berkontribusi dalam memperkuat tulang. Sebagaimana dijelaskan di atas, natto kaya akan nutrisi, termasuk zat yang dibutuhkan tulang. Sebagai pembuka, 100 gram natto menyediakan 22 persen dari jumlah kalsium yang dibutuhkan tubuh, sesuai asupan harian rekomendasi (RDI). Kalsium sendiri merupakan mineral utama dalam tulang. 

Selain itu, penelitian dalam Journal of Vascular Research menunjukkan natto kaya akan vitamin K1 dan K2. Vitamin K1 memainkan peran penting dalam pembekuan darah, sedangkan K2 berhubungan erat dengan kesehatan tulang. Sebab, vitamin K2 berperan  mengaktifkan protein pembangun tulang yang membantu membawa dan menyimpan kalsium di tulang.

3. Meningkatkan kesehatan jantung

Gak hanya pencernaan, manfaat natto juga didapat dari probiotik yang mengambil peran penting dalam menjaga kesehatan kardiovaskular. Kombinasi probiotik dan serat yang dimiliki natto dapat menurunkan kadar kolesterol, sebagaimana publikasi dalam jurnal Experimental Diabetes Research

Selain itu, proses fermentasi natto menghasilkan sejenis enzim yang bernama nattokinase. Fungsinya, termasuk melarutkan gumpalan darah dan menurunkan tekanan darah dengan menonaktifkan enzim pengubah angiotensin (ACE). Lalu, ini pun membantu mencegah timbunan kalsium menumpuk di arteri yang berbanding lurus dengan penurunan risiko kematian akibat masalah jantung. 

4. Memperkuat sistem kekebalan tubuh

Makanan kaya probiotik seperti natto, berkontribusi dalam peningkatan flora sehat di dalam usus. Ia akan menekan pertumbuhan bakteri berbahaya dan akhirnya meningkatkan produksi antibodi alami tubuh. Probiotik juga mengurangi risiko infeksi, sehingga kamu lebih cepat pulih ketika sakit. 

Gak cuma itu, diet probiotik memungkinkan individu dapat mengurangi kebutuhan terhadap antibiotik, sebagaimana dijelaskan dalam The Cochrane Database of Systematic Reviews. Selain itu, manfaat natto juga didapat dari vitamin C, zat besi, seng, selenium, dan tembaga yang seluruhnya memegang peran menjaga kekebalan tubuh.  

Manfaat natto lainnya

Selain yang sudah disebutkan di atas, natto juga memiliki potensi manfaat lainnya. Keuntungan bagi kesehatan, bisa kamu dapatkan ketika rutin mengonsumsi natto, di antaranya:

  1. Mengurangi risiko kanker tertentu. Isoflavon kedelai dan vitamin K2 dihubungkan erat dengan penurunan risiko kanker hati, prostat, pencernaan, dan payudara 
  2. Menurunkan berat badan. Probiotik dan serat dalam natto yang baik untuk pencernaan juga bermanfaat mencegah penambahan berat badan, serta mengoptimalkan penurunan bobot tubuh
  3. Meningkatkan kesehatan otak. Sekali lagi, probiotik sangat bermanfaat bagi tubuh. Natto yang kaya akan probiotik membantu mengurangi stres, meningkatkan daya ingat, mengurangi gejala kecemasan dan depresi, serta gangguan obsesif-kompulsif (OCD).

Efek samping natto

7 Manfaat Natto bagi Kesehatan yang Sayang Dilewatkanilustrasi natto dengan nasi (pixabay.com/japan-country-movie)

Natto umumnya aman untuk seseorang yang sehat. Namun, kandungan K1 yang dapat mengencerkan darah kurang cocok dikonsumsi mereka yang mengonsumsi obat pengencer darah.

Selain itu, kedelai dianggap sebagai goitrogen yang dapat mengganggu fungsi normal kelenjar tiroid. Jadi, apabila kamu memiliki gangguan kesehatan tiroid, ada baiknya berkonsultasi pada dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi natto. 

Dilansir Very Well Health, individu dengan kondisi kesehatan berikut mungkin memiliki efek samping lebih ketika mengonsumsi natto:

  • Individu dengan gangguan pendarahan, seperti hemofilia. Nattokinase dapat memperburuk gejala yang sudah ada
  • Seseorang yang menggunakan pengencer darah, termasuk warfarin. Nattokinase dapat menyebabkan perdarahan dan membuat tubuh mudah memar
  • Seseorang dengan tekanan darah rendah atau hipotensi. Nattokinase dapat meningkatkan gejala seperti pusing, sakit kepala, pusing, dan pingsan
  • Mereka yang mengonsumsi obat antihipertensi, seperti penghambat ACE dan penghambat saluran kalsium. Karena Nattokinase dapat meningkatkan efek obat, memicu gejala tekanan darah rendah

Setelah mengetahui manfaat natto untuk kesehatan berdasarkan kandungan nutrisinya, kamu bisa mempertimbangkan untuk mengonsumsinya. Kalau tertarik, saatnya ikutan natto challenge!

Baca Juga: 5 Manfaat Makan Jangkrik untuk Kesehatan, Gak Nyangka!

Topic:

  • Lea Lyliana
  • Bayu Aditya Suryanto

Berita Terkini Lainnya