Comscore Tracker

Mengandung Vitamin B6, 5 Makanan Ini Bisa Menjaga Kesehatan Saraf

Sedih, masih banyak orang yang menyepelekan kesehatan saraf

Hingga saat ini, kesehatan saraf masih disepelekan. Padahal, menjaga kesehatan saraf tak kalah penting. Tanpa disadari, saraf kita menjalankan semua hal yang ada dalam tubuh. Kalau tidak ada sistem saraf, jantung bisa berhenti berdetak, paru-paru tidak bekerja semestinya, bahkan otak pun tidak bisa memberikan pesan pada tubuh. Seram, kan?

Menilik laman Hand for Life, tubuh dapat melakukan semua hal selama sistem saraf bekerja dengan benar. Bahkan, saraf juga berjasa membantu tubuh melawan bakteri, virus, atau penyakit apa pun. Jadi, bisa dibilang jika sistem saraf terganggu atau tidak bekerja dengan benar, maka tubuh akan mulai sakit dan tidak berfungsi dengan baik.

Salah satu cara untuk menjaga kesehatan saraf adalah dengan mengonsumsi vitamin B6. Berdasarkan sebuah laporan dalam Pakistan Journal of Pharmaceutical Sciences tahun 2013, vitamin B6 mempunyai keterkaitan yang kuat dengan fungsi kekebalan tubuh, endokrin, dan sistem saraf. Kalau kita sampai kekurangan vitamin ini, bukan tak mungkin tubuh akan mengalami gangguan neurologis seperti kejang-kejang dan ensefalopati epilepsi.

Tenang, tak ada kata terlambat untuk melakukan hal yang baik untuk tubuh. Yuk, mulai sekarang jaga kesehatan saraf dengan mengonsumsi berbagai makanan sumber vitamin B6 (piridoksina) seperti berikut ini.

1. Susu

Mengandung Vitamin B6, 5 Makanan Ini Bisa Menjaga Kesehatan Sarafpexels.com/Acharaporn Kamornboonyarush

Kekurangan vitamin B6 bisa menjadi masalah kesehatan yang serius terlebih untuk anak-anak. Karena itu, memastikan mereka mengonsumsi susu setiap hari bisa menjaga asupan vitamin tersebut tetap terpenuhi.

Melansir Healthline, setiap satu cangkir susu kambing atau sapi mengandung 5 persen dari nilai harian vitamin B6 yang dibutuhkan manusia. Selain itu, susu juga mengandung vitamin B12 dan kalsium yang baik untuk tubuh.

Menurut sebuah survei yang diterbitkan dalam International Journal of Dairy Technology tahun 2007, selain vitamin C, vitamin B6 dan B12 punya kadar yang tinggi dalam susu pasteurisasi, yakni sebesar 73 persen dan 56 persen.

Sementara itu, untuk susu evaporasi, kandungan beberapa vitamin di dalamnya lebih rendah dibandingkan susu pasteurisasi. Di lain pihak, kental manis full cream cuma vitamin B6 saja yang rendah.

Dari survei tersebut, kita bisa memilih produk susu apa yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan vitamin. Selain itu, perhatikan juga daftar nutrisi yang tercantum dalam kemasan susu supaya mendapatkan manfaat nutrisi yang terbaik.

2. Hati ayam 

Mengandung Vitamin B6, 5 Makanan Ini Bisa Menjaga Kesehatan Sarafgoodtoknow.co.uk

Meskipun daging ayam menjadi salah satu makanan yang paling banyak dikonsumsi setiap hari, tetapi perhatian terhadap komposisi nutrisi produk sampingannya (hati, ampela, usus, cakar ayam, dan lain-lain) masih sering diabaikan.

Padahal, selain dagingnya, produk sampingan seperti hati ayam memiliki kandungan nutrisi yang tak bisa disepelekan. Ini terbukti lewat penelitian yang ditulis dalam jurnal Korean Journal Food Science Animal Resources tahun 2015. Di situ juga dikatakan bahwa hati dan ampela ayam punya kandungan protein tinggi.

Hati ayam sendiri memiliki kandungan vitamin A, B1, B2, B3, B5 dan B6 yang lebih tinggi (p <0,05) dibandingkan dengan produk ayam lainnya.

Karena itu, untuk menjaga kesehatan saraf, tidak ada salahnya mengolah hati ayam ke dalam menu makanan harian kita, ya. Tentunya dengan porsi secukupnya. 

Baca Juga: 5 Manfaat Mengonsumsi Jeroan Ayam, Gak Selalu Buruk Lho!

3. Wortel

Mengandung Vitamin B6, 5 Makanan Ini Bisa Menjaga Kesehatan Sarafunsplash.com/Gabriel Gurrola

Apakah kamu tahu jika satu wortel berukuran sedang mempunyai kandungan vitamin B6 seperti segelas susu? Ya, kandungan B6 tergolong tinggi. Belum lagi terdapat kandungan bernutrisi lainnya seperti serat dan vitamin A yang bisa memenuhi kebutuhan gizi sehari-hari.

Ini dibenarkan dalam penelitian yang dilakukan University of Maine, Amerika Serikat (AS) tahun 2017. Dikatakan bahwa wortel adalah jenis sayuran yang punya nutrisi terlengkap peringkat ke-10 dari 39 buah dan sayuran yang diteliti.

Wortel mengandung flavonoid, karotenoid, poliasetilen, molibdenum, mineral, serat, dan vitamin. Molibdenum sendiri adalah komponen nutrisi penting yang hanya ada di wortel dan berfungsi untuk mengatur metabolisme lemak dan serat.

Penelitian tersebut juga memperlihatkan adanya kandungan vitamin termasuk vitamin C, K, tiamina (vitamin B1), riboflavin (vitamin B2), piridoksina, dan folat (vitamin B9) yang tinggi.

 

4. Ubi jalar

Mengandung Vitamin B6, 5 Makanan Ini Bisa Menjaga Kesehatan Sarafpixabay.com/Bernadette Wurzinger

Memilih ubi jalar sebagai pengganti nasi putih bisa dilakukan untuk kamu yang ingin melakukan diet sehat. Karena selain mengenyangkan, ubi jalar juga memasok 15 persen dari kebutuhan vitamin B6 harian. Di samping itu, satu ubi jalar berukuran sedang juga mempunyai kandungan magnesium, vitamin A, dan serat yang tinggi, lho.

Vitamin B6 dapat mendukung tubuh mengatur glikogen, yaitu energi yang disimpan dalam hati dan otot. Nggak ada salahnya kita mengganti nasi dengan ubi jalar sekali atau dua kali dalam seminggu dalam menu diet sehat.

Melansir Diet and Fitness Today, kita akan memperoleh vitamin B6 tertinggi jika mengolahnya dengan cara dibakar bersama dengan kulitnya tanpa garam. Tertarik mencobanya?

5. Pisang

Mengandung Vitamin B6, 5 Makanan Ini Bisa Menjaga Kesehatan Sarafunsplash.com/Louis Hansel @shotsoflouis

Buah satu ini sangat cocok untuk kamu yang sibuk. Selain rasanya yang enak dan praktis dibawa ke mana saja, pisang punya nutrisi yang melimpah.

Dari penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Pharmacognosy and Phytochemistry tahun 2012, pisang mempunyai beberapa vitamin yang diperlukan tubuh kita, meliputi:

  • Vitamin A: membantu kesehatan gigi, tulang, dan jaringan
  • Vitamin B6: menjaga kesehatan otak, kesehatan jantung, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh
  • Vitamin C: mempercepat penyembuhan, pertumbuhan jaringan, dan ligamen
  • Vitamin D: mendukung tubuh dalam penyerapan kalsium

Selain itu, vitamin B6 pada pisang juga mendukung produksi norepinefrin dan serotonin, senyawa kimia untuk menjaga kesehatan saraf dan transmisi sinyal di dalam otak. Karena itu, tak sedikit yang memanfaatkan pisang sebagai camilan sehat kala lapar karena nutrisinya yang super lengkap.

Beberapa makanan di atas bisa dijadikan menu sehat harian demi kesehatan saraf yang lebih baik. Meskipun begitu, kita tetap harus mengimbanginya dengan pola hidup yang sehat, cek kesehatan berkala, tidur yang cukup, dan olahraga yang teratur.

Baca Juga: Bisa Serang Saraf, Ini Daftar 7 Gejala COVID-19 Terbaru

Iam_Lathiva Photo Verified Writer Iam_Lathiva

Love To See, Love To Read, and Love To Share. IG: iam_lathiva

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Nurulia R. Fitri

Berita Terkini Lainnya